Kembali ke Artikel
Siap-Siap! Siaran TV Analog Tiga Kota di Kaltim Mau Dimatikan Mulai 17 Agustus 2021 Ilustrasi. (Jakvisual)
14 Jul/2021

Siap-Siap! Siaran TV Analog Tiga Kota di Kaltim Mau Dimatikan Mulai 17 Agustus 2021

14 Jul 2021 Berita Utama

PARADASE.id - Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur tengah menjalankan program jangka pendek migrasi penyiaran televisi terrestrial dari teknologi analog ke teknologi digital.

 

Hal ini merujuk pada rencana penghentian penyiran televisi analog yang berlaku 17 Agustus mendatang, di tiga kota atau kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur.

 

“Nanti pada 17 Agustus, penyiaran televisi analog akan ditutup digantikan penyiaran digital,” kata Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal dalam akun Instagram Pemprov Kaltim, Selasa (13/7/2021).

 

Faisal mengatakan, penutupan frekuensi penyiaran televisi analog akan di uji coba pertama kali di Kawasan Kaltim I. Kawasan ini meliputi tiga kota besar, yaitu meliputi Kutai Kartanegara, Samarinda, dan Bontang. Seluruh layanan penyiaran televisi di wilayah ini seluruhnya akan mempergunakan frekuensi digital.

 

Mulai Agustus mendatang, lanjut Faisal akan ada siaran digital di Kukar, Samarinda, dan Bontang. Semua stasiun televisi swasta baik lokal maupun nasional tidak lagi menggunakan teknologi penyiaran analog.

 

Di Kaltim sendiri sementara  ini sudah terdapat 17 penyiaran televisi digital. Frekuensi penyiaran teknologi digital ini langsung bisa ditangkap di wilayah Kutai Kartanegara, Samarinda, dan Bontang.

 

"Target kita lebih banyak, mudah-mudahan setelah Agustus, dapat lagi 20 atau 30 channel televisi digital," harap Faisal.

 

Sehubungan itu, Faisal meminta masyarakat bertempat tinggal di Samarinda, Bontang, dan Kutai Kartanegara mengganti antena biasa menjadi antena khusus diperuntukkan teknologi televisi digital. Jenis antena ini yang mampu menangkap gelombang frekuensi siaran digital.

 

"Migrasi siaran dari televisi analog ke siaran digital inilah yang disosialisasikan. Karena perubahan ini, maka masyarakat tidak lagi menggunakan antena biasa, tapi harus menggunakan antena digital," tuturnya. 

 

Faisal menambahkan, keuntungan yang akan dinikmati pemirsa TV digital yaitu dari segi kualitas audio dan gambar yang lebih baik membuat pemirsa lebih menikmati program siaran yang ditayangkan.

 

"Melalui penyiaran TV digital, masyarakat akan mendapatkan sajian siaran lebih bagus, menarik dan jernih,” paparnya.

 

Kaltim bersama enam provinsi lain, menurut Faisal sedang dalam proses menuju teknologi penyiaran televisi digital di Indonesia. Program nasional ini secara resmi diberlakukan mulai 17 Agustus 2021 nanti.

 

“17 Agustus mendatang, Kaltim bersama enam provinsi lain akan menuju penyiaran televisi digital," ujarnya. (*)

 

 

Penulis : Sri Wibisono

Editor  : Umil Surya

Sumber IDN Times Kaltim

Article Lainnya


DPRD Optimis Raperda Pajak Daerah Rampung di Bulan Agustus

DPRD Optimis Raperda Pajak Daerah Rampung di Bulan Agustus

PARADASE.id - Raperda Pajak Daerah terus dikebut DPRD Kota Bontang, itu ditandai dengan rampungnya 9...

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

PARADASE.id - - Cara cek hasil seleksi administrasi CPNS 2021 menjadi salah satu fokus pelamar CPNS ...

Pemerintah Kecolongan, Kontainer Angkut Limbah B3 Impor ke Indonesia

Pemerintah Kecolongan, Kontainer Angkut Limbah B3 Impor ke Indonesia

PARADASE.id - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengakui pemerintah telah ke...

Lima Daerah Dengan Serapan Dana Covid-19 Tertinggi dan Terendah, Ini Rinciannya

Lima Daerah Dengan Serapan Dana Covid-19 Tertinggi dan Terendah, Ini Rinciannya

PARADASE.id - Kementerian Dalam Negeri membeberkan realisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Bela...

JELAJAH