Kembali ke Artikel
Serikat Pekerja KEP Bontang Tuntut Pembayaran Pesangon Eks Karyawan Kaltim Equator Aksi unjuk rasa FSP KEP atas tuntutan pembayaran pesangon eks karyawan Hotel Equator Bontang. (M.Safril/Paradase.id)
25 Oct/2021

Serikat Pekerja KEP Bontang Tuntut Pembayaran Pesangon Eks Karyawan Kaltim Equator

25 Oct 2021 Berita Terkini Bontang

PARADASE.id – Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (FSP KEP) Kota Bontang menggelar aksi demonstrasi menuntut pembayaran pesangon eks karyawan Hotel Equator yang dinaungi PT Kaltim Equator (KE), Senin (25/10/2021) siang.

 

Aksi digelar di pelataran Gedung KNE, Jalan Pupuk Raya, Kecamatan Bontang Utara. Selain anggota FSP KEP Bontang, tampak juga puluhan eks karyawan dalam aksi massa tersebut.

 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FSPKEP Bontang Supriyadi mengatakan, demonstrasi yang dilakukan menuntut agar PT Kaltim Nusa Etika (KNE) ikut bertangungjawab atas pembayaran pesangon tersebut. 

 

Pasalnya, kata dia, putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PPHI) menyebutkan PT KE divonis untuk  membayar secara tunai hak pesangon karyawan. Sedangkan dalam pendirian PT KE, diketahui PT KNE merupakan pemilik saham terbesar mencapai 99 persen. 

(M.Safril/Paradase.id)
(M.Safril/Paradase.id)

 

 

 

“Dalam pendirian PT KE, ada PT KNE di dalamnya yang tidak bisa dipisahkan. Kedua perusahaan tersebut merupakan satu kesatuan. Karena selain pemegang saham mayoritas, manajemen PT KE juga merupakan orang-orang dari PT KNE,” sebutnya.

 

Supriyadi menyebutkan, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Hotel Equator pada 2014 silam memutuskan PT KNE agar menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 miliar jika aset PT KE tak dijual untuk membayar tunggangan pesangon.

 

"Kan sudah ada keputusan para pemilik saham. Dalam hal ini, PT KNE sebagai pemilik saham mayoritas. Jadi jelas mereka ikut bertanggung jawab," ujarnya.

 

Dia menegaskan akan terus mengawal permasalahan tersebut hingga  tuntas. Dan rencananya akan menggelar aksi kembali ke PT Pupuk Kaltim sebagai induk perusahaan PT KNE. 

 

"Selanjutnya kami akan ke PT Pupuk Kaltim, agar mendesak anak perusahaannya menyelesaikan persoalan ini," tegasnya. (*)


Penulis : M.Safril

Article Lainnya


Berhasil Lawan Watford, Tuchel: Chelsea Menang Beruntung

Berhasil Lawan Watford, Tuchel: Chelsea Menang Beruntung

PARADASE.id - Chelsea harus susah payah mengalahkan Watford 2-1. The Blues diakui bermain buruk dan ...

Arab Kemasukan Varian Omicron Jelang Jamaah RI Bisa Umroh

Arab Kemasukan Varian Omicron Jelang Jamaah RI Bisa Umroh

PARADASE.id - Otoritas Arab Saudi mengumumkan bahwa pihaknya telah menemukan satu kasus infeksi Covi...

Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom

Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom

PARADASE.id - Menteri BUMN Erick Thohir telah menutup 74 anak dan cucu usaha milik PT Pertamina (Per...

Curang Saat Tes, 252 Peserta CPNS Didiskualifikasi

Curang Saat Tes, 252 Peserta CPNS Didiskualifikasi

PARADASE.id - Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengungkapkan kejengkelannya pada calon CPNS yang curang ...

JELAJAH