Kembali ke Artikel
Review Drama Korea It's Okay to Not Be Okay : Sibling Rivalry, Toxic Mother, dan Perjuangan untuk Sembuh sumber gambar : koreaboo
18 Jul/2020

Review Drama Korea It's Okay to Not Be Okay : Sibling Rivalry, Toxic Mother, dan Perjuangan untuk Sembuh

18 Jul 2020 Film dan TV Shows Gaya

pasca comeback dari wamil (wajib militer, red), inilah drama pertama aktor kesayangan netizen. Kim Soo Hyun. kembali memecahkan rekor sebagai aktor termahal di Korea saat ini, penampilan Kim Soo Hyun layak dinanti. aktor satu ini terkenal tidak pernah salah pilih script cerita.

 

It's Okay to Not Be Okay atau Psycho But It's Okay benar - benar mendapatkan spotlight maksimal dengan kemunculannya di Netflix. platform streaming film asal Amerika yang sukses membuat warga Afrika bucin dengan Hyun Bin (aktor Korea Selatan pemeran tokoh Ri Jeong Hyeok dalam Drama Korea berjudul Crash Landing on You, red).

 

secara garis besar drama It's Okay to Not Be Okay mengusung genre romantis. genre zona nyaman Kim Soo Hyun. bercerita tentang seorang penulis cerita anak - anak populer Ko Moon Young (diperankan oleh Seo Ye Ji) dan seorang perawat spesialis psikiatri Moon Gang Tae (diperankan oleh Kim Soo Hyun). kedua tokoh ini diceritakan sama - sama memiliki luka masa lalu dan kemudian "saling menyembuhkan".

 

Sibling Rivalry.

 

Moon Gang Tae adalah adik dari seorang autis. Moon Sang Tae (diperankan oleh Oh Jung Se). hidupnya didedikasikan untuk merawat kakaknya. kakak beradik ini dibesarkan oleh ibu tunggal dalam situasi sulit. ibu mereka meninggal secara misterius yang sampai episode terbaru masih menjadi misteri bagaimana hubungan antara kematian ibu mereka dengan ketakutan Sang Tae terhadap kupu - kupu.

 

Gang Tae menyimpan luka emosi terkait perkataan ibunya "kamu harus menjaga kakakmu sampai ajal menjemput. karena itulah ibu melahirkanmu". Gang Tae merasa ibunya hanya menyayangi Sang Tae. ibu yang pilih kasih dan tanggung jawab besar yang diberikan terlalu dini. beban dan luka inilah yang membentuk seorang Gang Tae. meskipun memiliki kemandirian, kemampuan bersimpati yang luar biasa, dan kesabaran. namun seorang Gang Tae digambarkan sebagai sosok yang tidak percaya diri dan tidak percaya cinta. ia selalu menahan diri terhadap apapun yang berujung kepada ia yang tidak sanggup mengidentifikasi apa yang ia rasakan.

 

Sang Tae adalah fans berat Ko Moon Young. Ko Moon Young mencintai Moon Gang Tae. kecemburuan ini turut menajamkan sibling rivalry yang menjadi konflik tersendiri dalam drama ini. seakan ada cinta segitiga antara Moon Gang Tae - Ko Moon Young - Moon Sang Tae. pun perkembangan cerita yang menokohkan Moon Sang Tae adalah ilustrator dari buku terbaru Ko Moon Young sehingga tiga tokoh ini diceritakan tinggal serumah. ada irisan cinta segitiga lain antara Ko Moon Young - Moon Gang Tae - Moon Sang Tae dengan peran Gang Tae yang merawat kedua pasien luka mental ini. lucu sekaligus miris melihat bagaimana Ko Moon Young dan Moon Sang Tae bertengkar. lebih miris lagi, persaudaraan kakak beradik ini melukai Moon Young dengan membuatnya merasa terpinggirkan. sementara percintaan Gang Tae - Moon Young melukai Sang Tae yang cemburu.

 

Toxic Mother.

 

berat menyandang nama besar orangtua bagi seorang anak tunggal. itulah Ko Moon Young. ayahnya arsitek ternama dan ibunya penulis buku fiksi populer. saking cintanya dengan istrinya, Ko Dae Hwan (ayah Ko Moon Young) sengaja membangun kastil di tengah hutan untuk mereka tinggal. agar fokus istrinya tidak terganggu dalam menghasilkan karya. 

 

namun Do Hui Jae (ibu Ko Moon Young) adalah seorang pasien sakit jiwa tanpa seragam rumah sakit. ia memiliki kencenderungan untuk mengatur secara berlebihan. mustahil mengatur suaminya, "penyakit" ini dilampiaskan pada Moon Young sepanjang masa kecilnya. Moon Young tidak memiliki teman dan selalu diatur bagai barang. pola perilaku berulang ini menciptakan sosok ibu selalu muncul dalam mimpi buruk Moon Young dalam wujud hantu.

 

ibu bagai hantu. ayah mencoba membunuh. inilah luka Moon Young. ia tidak mampu melihat ayahnya tanpa teringat bagaimana ayahnya mencoba membunuhnya dengan cara mencekik lehernya. Ko Moon Young kemudian tumbuh menjadi seorang dengan gangguan kepribadian antisosial yang sadis dan tidak mengenal cinta. 

 

Perjuangan Untuk Sembuh.

 

kedua tokoh utama Moon Gang Tae dan Ko Moon Young memiliki luka masa lalu yang sama. childhood trauma yang terbawa sampai dewasa. berlatar Kota Seongjin. Rumah Sakit Jiwa OK serupa oase di padang gurun. posisinya yang di atas tebing dan memiliki pemandangan indah menciptakan optimisme penonton ditengah tensi intens yang berusaha ditekankan oleh drama ini. 

 

secara tersirat, kedua tokoh utama serta tokoh Moon Sang Tae dipantau oleh pihak rumah sakit jiwa OK. melalui "resep - resep" yang diberikan oleh direktur utamanya, Kim Chang Wan. resep ini lebih kepada terapi untuk sang direktur mengobservasi lebih dalam terkait penyakit para tokoh ini. tentu dengan bantuan para tenaga kesehatan lain di lingkungan rumah sakit.

 

drama ini juga memberikan pengetahuan dasar untuk mengatasi kesedihan sesaat akibat trauma dan stress. juga bagaimana menghadapi ketakutan, mimpi buruk, dan trauma dengan berani. salah satunya adalah dengan butterfly hug. teknik memeluk diri sendiri dengan kedua tangan menyilang sambil menepuk bahu secara bergantian. adegan Kim Soo Hyun menangis frustasi, juga ucapan direktur rumah sakit yang berkata "jika sedih menangislah, jika sakit mengaduhlah, tidak selalu menahan diri itu menyelesaikan masalah" merupakan bagian dari dukungan kepada para penyintas mental illness

 

"di dunia ini, semua ibu adalah pendosa" 

 

drama ini memang cukup berani. mengangkat isu luka masa lalu yang menyebabkan penyakit mental. secara perspektif, drama ini memotret sosok ibu sebagai terdakwa utama. porsinya sekitar 90 persen. sisa 10 persen terdakwa adalah sosok ayah lewat peran Ko Dae Hwan. 

 

memaafkan, memaklumi, berdamai. rasa - rasanya hanya itu cara keluar dari penyakit masa lalu. sebagai manusia dewasa yang merupakan target segmentasi drama ini kita diajak untuk melihat perspektif keterbatasan orangtua. bagaimana ibu Nam Yu Ri berusaha menceritakan posisi ibu Gang Tae ketika Gang Tae menangis frustasi di suatu malam. bagaimana Sang Tae bercerita tentang JJampong yang selalu ibu mereka beli di gerbang pasar adalah untuk Gang Tae karena ia (Sang Tae) tidak terlalu tahan pedas. dan bagaimana Ko Dae Hwan selalu berusaha untuk meminta maaf kepada putri satu - satunya.

 

It's Okay to Not Be Okay. tidak apa - apa merasa tidak baik - baik saja. dapatkan pertolongan medis, berdamai dengan masa lalu, selesai dengan diri sendiri kemudian melanjutkan hidup. niscaya kamu akan mendapatkan cinta dan membentuk generasi penerus yang bebas dari trauma masa kecil. kira - kira itu yang ingin disampaikan oleh drama ini.

 

selamat menonton. akting Kim Soo Hyun, peran Ko Moon Young yang begitu bold, tokoh Moon Sang Tae dan pasien Rumah Sakit Jiwa OK lain yang melatih kepedulian pada pasien luka mental, cerita yang digarap dengan rapi, serta keramahan dan keindahan Kota Seongjin sayang sekali untuk dilewatkan di akhir minggu. sebuah bekal yang mumpuni untuk merasa positif secara jiwa untuk menghadapi hari senin.

 

 

Penulis : Faizah Riffat

Editor : Umil Surya

Article Lainnya


DPRD dan Pemkot Bontang Sepakat Harus Ada Kajian Tandingan Klaim Aman PT IMM

DPRD dan Pemkot Bontang Sepakat Harus Ada Kajian Tandingan Klaim Aman PT IMM

PARADASE.id - Wacana pemanfaatan air dari bekas lubang tambang batu bara PT Indominco Mandiri (IMM) ...

Dalam Bayang-bayang Banjir Musiman

Dalam Bayang-bayang Banjir Musiman

MASIH kental di ingatan Romi Rizka, ia bersama warganya di RT 41 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontan...

Salah Persepsi Hingga Abai UU Kerap Sebabkan Perselisihan Hubungan Industrial

Salah Persepsi Hingga Abai UU Kerap Sebabkan Perselisihan Hubungan Industrial

PARADASE.id – Perselisihan hubungan kerja masih kerap terjadi antara pekerja dan perus...

Kasus Narkotika Dominasi Persidangan PN Bontang, Banyak Pelaku Tak Jera Meski Dihukum Berat

Kasus Narkotika Dominasi Persidangan PN Bontang, Banyak Pelaku Tak Jera Meski Dihukum Berat

PARADASE.id – Terhitung sejak Januari hingga Juli 2020, Pengadilan Negeri (PN) Kota Bontang te...

JELAJAH