Kembali ke Artikel
Polisi Tetapkan 11 Tersangka Perusakan Kantor NasDem Makassar rasi Demo Ricuh. (Google Image)
24 Oct/2020

Polisi Tetapkan 11 Tersangka Perusakan Kantor NasDem Makassar

24 Oct 2020 Berita Terkini

PARADASE.id - Polisi menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus perusakan kantor dan pembakaran mobil ambulans milik Dewan Pimpinan daerah (DPD) Partai NasDem Kota Makassar.

 

Kepala Bdang Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo mengatakan pihaknya menangkap 21 orang dalam kasus ini. Dari hasil pemeriksaan, 11 orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

 

"Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara ada 11 orang yang ditetapkan selaku tersangka kasus pengrusakan kantor NasDem dan pembakaran mobil ambulance," kata Ibrahim dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2020).

 

Para tersangka itu terdiri dari lima mahasiswa, tiga orang pelajar, serta tiga orang masyarakat umum. Mereka dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP (tentang perusakan) dan Pasal 187 KUHP (tentang pembakaran yang disengaja) Jo Pasal 55 KUHP.

 

Sementara itu, 10 orang lainnya yang ditangkap tidak ditetapkan sebagai tersangka. Sebanyak sembilan orang di antaranya telah dikembalikan kepada orang tua.

 

"Dan satu orang diserahkan ke Sat Narkoba karena terbukti hasil tes urinnya positif," ucap Ibrahim.

 

Aksi perusakan dan pembakaran itu diketahui terjadi saat aksi demo menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di Makassar pada Kamis (22/10) yang berujung ricuh.

 

Akibat kerusuhan itu, satu unit mobil ambulans yang ada di Kantor DPD Partai Nasdem dibakar massa. Selain itu, kantor DPD Partai Nasdem kota Makassar juga dirusak.

 

Ibrahim menyebut aksi kerusuhan itu memang sudah direncanakan oleh massa perusuh yang ikut terlibat dalam aksi demo.

 

"Jadi unjuk rasa ini hanya modus, namun hal tersebut bukan hal yang membenarkan perbuatan anarkis mereka, mereka ini kelompok yang terdiri dari gabungan masyarakat dan juga ada mahasiswa dari universitas yang berbeda dengan membentuk aliansi dengan nama makar," tuturnya.

 

Lebih lanjut, Ibrahim menuturkan pihaknya terus mengembangkan kasus ini untuk menyelidiki kelompok atau orang-orang yang terlibat dengan para massa perusuh.

 

Terpisah, Kepala Bagian Hubungan Masarakat Universitas Negeri Makassar (UNM) Burhanuddin mengatakan pengunjuk rasa anarkistis, pada Kamis (22/10) malam, bukanlah mahasiswa perguruan tinggi itu.

 

 

"Setelah kericuhan yang terjadi semalam di Jalan AP Pettarani depan kampus, kami langsung melakukan koordinasi dengan para pengurus lembaga pada waktu itu dan semua membantah pelakunya adalah mahasiswa UNM," ujar dia, dikutip dari Antara.

 

Pihaknya menduga massa perusuh tersebut merupakan orang tidak dikenal. Dia menyatakan setiap kali mahasiswa UNM melakukan unjuk rasa selalu menggunakan atribut maupun identitas kampus seperti almamater, bendera fakultas, organisasi kemahasiswaan maupun lainnya.

 

Burhanuddin juga mengatakan para mahasiswa UNM mengetahui secara rinci mengenai aturan soal penyampaian aspirasi.

 

"Sejauh koordinasi kami bersama pimpinan di UNM dan pengurus lembaga, saat ini kami duga bentrok yang terjadi semalam bukan merupakan mahasiswa dari UNM Makassar, karena biasanya mahasiswa kami mengenakan jas almamater, aksi tadi malam tidak ada yang mengenakan jas almamater," katanya.

 

Namun, sejauh ini pihaknya masih menunggu informasi terbaru dari pihak yang berwajib. (*)



Editor : Umil Surya
Sumber CNN Indonesia

Article Lainnya


Dibuka Kembali, Simak Biaya dan Aturan Umrah di Masa Pandemi dari Kemenag

Dibuka Kembali, Simak Biaya dan Aturan Umrah di Masa Pandemi dari Kemenag

PARADASE.id - Akibat virus corona atau Covid-19, Arab Saudi sempat menutup Mekkah dan Madinah. Namun...

Kaltim Terima Anugerah Bhumandala Award 2020

Kaltim Terima Anugerah Bhumandala Award 2020

PARADASE.id - Setelah berturut-turut sejak 2016, kali ini Kalimantan Timur kembali meraih penghargaa...

Gubernur Kaltim Segera Terbitkan Surat Edaran Libur Nasional 9 Desember

Gubernur Kaltim Segera Terbitkan Surat Edaran Libur Nasional 9 Desember

PARADASE.id - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor segera menerbitkan surat edaran ke...

Masalah Tanah Destinasi Wisata Super Prioritas Sudah Selesai

Masalah Tanah Destinasi Wisata Super Prioritas Sudah Selesai

PARADASE.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengungkapkan p...

JELAJAH