Kembali ke Artikel
Ngetren Gantungan Masker, Satgas Covid Ingatkan Bahaya Ini Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (Foto: Lukas - Sekretariat Presiden)
25 Feb/2021

Ngetren Gantungan Masker, Satgas Covid Ingatkan Bahaya Ini

25 Feb 2021 Berita Terkini

PARADASE.id - Belakangan ini muncul tren baru penggunaan masker yang disertakan tali pengait, untuk menggantungkan masker di leher sehingga masker tidak tertinggal ketika habis dilepas. 

 

Meski demikian, Satgas Penanganan Covid-19 malahan tidak menganjurkan menggunakan tali masker ini karena malah dapat menyebarkan virus.

 

"Prinsipnya kita harus menjaga higienitas saat mau menggunakan atau melepas masker, pastikan masker yang dipakai menutup hidung dan mulut. Pemakaian kalung pada masker mengurangi higienitas karena masker bagian dalam sudah terkontaminasi oleh pernapasan, saat bicara, batuk ataupun bersin," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, Kamis (25/2/2021).

 

Dengan terbukanya bagian dalam masker yang telah terkontaminasi droplet, jika dibiarkan di ruang terbuka seperti digantung dengan tali masker maka bisa jadi sumber infeksi bagi orang lain. Potensinya hampir serupa dengan penggunaan masker yang menggunakan katup, dimana lubang udara pada masker membuka ruang droplet akan terlepas di udara dan dihirup oleh orang lain.

 

"Paling ideal adalah menggunakan kantung baik kertas atau bahan lain untuk penyimpanan masker saat makan minum," kata dia.

 

Meski terlihat modis, penggunaan tali masker tak sepenuhnya bermanfaat. Alih-alih mempermudah, penggunaan tali justru berisiko menularkan virus.

 

"Justru berbahaya, karena lapisan luar yang berhubungan dengan udara luar jadi bisa terkena kulit atau terpegang oleh tangan. Terus, nanti tangan menyentuh mata hidung," ujar dokter spesialis paru-paru, Erlang Samoedro, Rabu (24/2/2021).

 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting. "Sebenarnya, bagian dalam masker itu tidak boleh kontak dengan lain-lain, kecuali dengan bagian tubuh," kata dia, dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube BNPB, beberapa waktu lalu.

 

Saat digantung, masker akan mengenai pakaian, yang bisa jadi terkontaminasi virus. Padahal, aturan yang benar adalah bahwa masker tak boleh bersentuhan dengan benda apa pun, kecuali bagian tubuh. (*)

 

 

Penulis : Rahajeng Kusumo Hastuti

Editor  : Umil Surya

CNBC Indonesia

Article Lainnya


Kemnaker dan Kutai Kartanegara Bersinergi Wujudkan SDM Bidang Pertanian

Kemnaker dan Kutai Kartanegara Bersinergi Wujudkan SDM Bidang Pertanian

PARADASE.id - Komitmen pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam meningkatkan ...

Kemenag Atur Skema Haji Jika Kuota Dibatasi

Kemenag Atur Skema Haji Jika Kuota Dibatasi

PARADASE.id - Kementerian Agama optimistis penyelenggaraan Haji 2021 tetap terbuka meski dengan pemb...

Menteri Bappenas Tinjau Titik Nol IKN di Kalimantan Timur

Menteri Bappenas Tinjau Titik Nol IKN di Kalimantan Timur

PARADASE.id - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut pemindahan Ibu Kota Negara (IKN)...

Aturan THR Resmi Diumumkan, Beberapa Boleh Dicicil

Aturan THR Resmi Diumumkan, Beberapa Boleh Dicicil

PARADASE.id - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan mengumumkan aturan pembayaran THR Lebaran 20...

JELAJAH