Kembali ke Artikel
Lang-Lang Ditutup Lagi, Pedagang di Lapangan Bessai Berinta Minta Keadilan Lapangan Lang-lang Sebelum Covid-19. ( Foto : Tribun News)
07 Jul/2021

Lang-Lang Ditutup Lagi, Pedagang di Lapangan Bessai Berinta Minta Keadilan

07 Jul 2021 Bontang Lintas Kota

PARADASE.id - Lapangan Bessai Bessai Berinta (Eks Lang-Lang) yang kembali ditutup pemerintah menyisakan kisah pilu para pedagang. Sedikitnya, 28 pedagang selama ini menggantungkan nasib di lapangan Bessai Berinta.

 

Salah satunya, Ike  Suhartini. Dia mengatakan, setiap kali Bontang menyandang zona merah, pedagang di  Bessai Berinta dianggapnya sebagai korban. Terlebih, fasilitas umum lain seperti anjungan wisata Bontang Kuala dan Taman Adipura tidak diperlakukan sama.

 

Sejak pandemi corona melanda, lokasi itu pun tercatat telah ditutup sebanyak tiga kali. Pertama,  Maret 2020. Kedua, pada Oktober 2020, dan terakhir pada akhir Juni 2021 lalu setelah baru dibuka pemerintah 10 hari sebelumnya . 

 

"Kalau kasus positif Covid-19 meningkat, kami yang selalu jadi sasaran pertama. Sedangkan  tempat lain yang potensinya bisa mengumpulkan banyak orang  tidak ditutup," keluh Ike usai menyampaikan aksi protes di depan pintu masuk lapangan Bessai Berinta, Selasa (06/07/2021) siang. 

 

Sejatinya, Ike beserta pedagang lain mendukung segala upaya pemerintah dalam hal menekan kasus pandemi  Covid-19. Namun, dia tak terima kalau pedagang Lang-Lang selalu dijadikan kambing hitam  jika angka kasus positif Covid-19 meroket seperti sekarang ini. 

 

Diapun menuntut keadilan sikap pemerintah dengan memberlakukan aturan yang sama di fasilitas umum lain.

 

"Kami dukung upaya, pemerintah  dalam hal penangan pandemi Covid-19. Tapi jangan jadikan kami sebagai kambing  hitam, dan berlakukan hal yang sama di tempat lain agar penanganan lebih maksimal," tuntutnya.

 

Keluhan datang dari pedagang  lainya, Hendro Suharno. Dia mengaku tidak bisa menunggu lebih lama lagi, setelah tempatnya mencari nafkah untuk keluarga ditutup  sejak 1,5 tahun terakhir. 

 

Diapun berharap, pemerintah bisa sedikit peka akan kesulitannya   bersama pedagang lain. Terlebih, untuk mencari sedikit bantuan dari pemerintah diakuinya sangat susah. 

 

"Tolong peka sama penderitaan kami. Kami juga punya keluarga yang harus diberi makan," ujarnya.

 

Pedagang Lapangan Bessai Berinta pun  dikatakan akan melakukan audiensi dengan Wali Kota Bontang  Basri Rase untuk menyampaikan keluhan mereka.

 

"Nanti malam kami akan datangi rumah jabatan Wali Kota untuk sampaikan aspirasi  kami," sebutnya, (*)

 

 

Penulis : M.Safril

Editor  : Umil Surya

Article Lainnya


Diskop UKMP Bontang Ingatkan Penerima BPUM Untuk  Gunakan Bantuan Sebagai  Penguatan Usaha

Diskop UKMP Bontang Ingatkan Penerima BPUM Untuk Gunakan Bantuan Sebagai Penguatan Usaha

PARADASE.id - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) Bontang meminta pene...

Kemendikbudristek Luncurkan Program Ayo Kursus

Kemendikbudristek Luncurkan Program Ayo Kursus

PARADASE.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melu...

Presiden Jokowi Bagi-Bagi Sertifikat Tanah ke Masyarakat

Presiden Jokowi Bagi-Bagi Sertifikat Tanah ke Masyarakat

PARADASE.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini menyerahkan sertifikat redistribusi tanah ...

2.305 UMKM di Bontang Terima BPUM Tahap Kedua, 219 Pendaftar Tak Penuhi Syarat

2.305 UMKM di Bontang Terima BPUM Tahap Kedua, 219 Pendaftar Tak Penuhi Syarat

PARADASE.id - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kota Bontang menyata...

JELAJAH