Kembali ke Artikel
KPU Bontang Gelar Simulasi Pilkada, Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat Simulasi pemungutan suara di TPS 10 Kelurahan Bontang Baru, Sabtu (21/11). (Abdi/ Paradase.id)
22 Nov/2020

KPU Bontang Gelar Simulasi Pilkada, Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat

PARADASE.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menggelar simulasi pemungutan suara Pilkada Bontang 2020, Sabtu (21/11/2020). Simulasi digelar di TPS 10 yang berada di Jl. Mulawarman, Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara.

 

Ketua KPU Bontang Erwin mengatakan, kegiatan dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana efesiensi dan efektivitas pelaksanaan pilkada di tengah pandemi. Sesuai aturan berlaku, pelaksanaan pemungutan suara dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

 

“Itu tujuan dilakukannya simulasi pada hari ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (21/11/2020) pagi.

 

Pada kesempatan itu, pihak KPU juga melakukan uji coba penggunaan teknologi informasi dalam proses rekapitulasi dalam aplikasi Sirekap yang dimiliki KPU.

 

Selain itu, KPU Bontang juga menghadirkan PPK dan PPS se-Kota Bontang untuk menyaksikan proses dan hal-hal apa saja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pilkada nantinya. Ditekankan, banyak hal baru dalam proses pelaksanaan pilkada yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

 

“Nanti kami juga akan melakukan Bimtek kepad PPK dan PPS. Lalu PPS nantinya memberikan pemahaman yang didapatkan kepada KPPS,” bebernya.

 

Erwin menyebutkan, pemilih dengan suhu tubuh 37,3 derajat celcius, tetap akan dilayani agar tetap bisa menyalurkan suaranya. “Namun akan diarahkan pada bilik khusus,” kata Erwin.

 

Sementara itu, Komisioner KPU, Antoni Lamini mengungkapkan jika penyandang Disabilitas (Berkebutuhan khusus) telah seluruhnya terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Jadi ada sebanyak 375 orang disabilitas se-Kota Bontang,” sebutnya.

 

Dijelaskan, dalam simulasi tersebut ada 4 jenis disabilitas yang diperagakan yakni disabilitas sensorik (tuna rungu dan tuna netra), disabilitas fisik (tuna daksa), disabilitas mental dan disabilitas syndrome. yang telah terferivikasi pada seluruh TPS yang ada di Kota Bontang.

 

“PPS nantinya akan diberikan bimtek bagaimana untuk melayani pemilih disabilitas. Sedangkan untuk pendamping dari penyandang disabilitas sendiri  bisa dari anggota kami atau anggota keluarganya sendiri,” ugnkapnya. 

 

Dari pantauan, simulasi yang dilakukan oleh, KPU Bontang telah sesuai dengan standar Covid-19. Setiap pemilih yang datang diwajibkan untuk menggunakan masker, mencuci taangan, melakukan pengukuran suhu tubuh. Pemilih juga diwajibkan untuk untuk menggunakan sarung tangan plastik yang telah disiapkan oleh KPU Bontang serta menyiapkan masker bagi pemilih yang datang tidak menggunakan masker. (Adv)

 

Penulis : Aji Sapta Dian Abdi

Editor  : Umil Surya

Article Lainnya


Gubernur Kaltim Segera Terbitkan Surat Edaran Libur Nasional 9 Desember

Gubernur Kaltim Segera Terbitkan Surat Edaran Libur Nasional 9 Desember

PARADASE.id - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor segera menerbitkan surat edaran ke...

Si Kembar  Wisuda

Si Kembar Wisuda

Oleh : Rusmiati Indrayani Inway #123 Sabtu 28 November 2020 si kembar diwisuda. WI...

Rumah Calon Wawali 02 Pilkada Bontang Diserang

Rumah Calon Wawali 02 Pilkada Bontang Diserang

PARADASE.id - Warga di sekitar Jalan MH Thamrin, Kelurahan Bontang Baru, digegerkan dengan aksi peny...

Wagub Hadi Minta Hulu Sungai Diperhatikan

Wagub Hadi Minta Hulu Sungai Diperhatikan

PARADASE.id - Pembangunan penanganan banjir di Kaltim terus dilakukan dengan dukungan Kementerian PU...

JELAJAH