Kembali ke Artikel
Implementasi Nasional e-Faktur 3.0 Mulai Besok, Ini Kata Dirjen Pajak Dirjen Pajak Suryo Utomo. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal
30 Sep/2020

Implementasi Nasional e-Faktur 3.0 Mulai Besok, Ini Kata Dirjen Pajak

PARADASE.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan mulai mengimplementasikan e-faktur 3.0 mulai besok (1/10/2020). 

 

Dirjen Pajak Suryo Utomo berharap wajib pajak berstatus pengusaha kena pajak (PKP) mulai beralih dari e-faktur 2.2 agar mendapatkan berbagai kemudahan dengan sejumlah fitur baru yang diluncurkan.

 

"Diharapkan, layanan kami menjadi semakin bagus dan memudahkan wajib pajak. Implementasi e-faktur diharapkan juga bisa menjawab tantangan yang ada," ujarnya dalam webinar yang digelar DJP, Rabu (30/9/2020).

 

Suryo mengatakan setidaknya ada 3 kemudahan yang bisa diperoleh wajib pajak dengan e-faktur 3.0. 

 

Pertama, wajib pajak dapat terbantu dengan dalam pengisian SPT masa PPN secara lengkap, benar dan jelas khususnya pada form 1111 B1 untuk nomor pemberitahuan impor barang (PIB) sehingga tidak terjadi kesalahan input yang dapat merugikan wajib pajak.

 

Kedua, wajib pajak dapat terbantu dalam mengisi SPT masa PPN secara lengkap benar dan jelas khususnya pada form 1111 B2 untuk pajak masukan. Ketiga, pembuatan faktur pajak dan pelaporan SPT masa PPN sudah terhubung sehingga lebih memudahkan wajib pajak.

 

Ketiga kemudahan tersebut lantaran dalam aplikasi e-faktur 3.0 terdapat beberapa fitur baru antara lain prepopulated pajak masukan berupa pemberitahuan impor barang (PIB), prepopulated pajak masukan berupa e-faktur, prepopulated VAT refund, sinkronisasi kode cap pada aplikasi e-faktur, serta prepopulated SPT Masa PPN.

 

Salah satu aspek yang juga perlu menjadi perhatian PKP terkait dengan implementasi e-faktur 3.0 tersebut adalah database. Pasalnya, untuk mencegah terjadinya kesalahan, pengguna aplikasi perlu melakukan back-up database (folder dan)

 

Selanjutnya, pengguna perlu menyalin database (folder db) di aplikasi lama  dan memindahkannya ke folder aplikasi e-Faktur terbaru. "Kami terus reminding dan ini sebenarnya updating dari sistem yang kita punya saat ini," tandasnya. (*)


Editor : Umil Surya
Sumber CNN Indonesia

Article Lainnya


Abrasi Gerogoti Tiga Sungai Besar di Penajam Paser Utara

Abrasi Gerogoti Tiga Sungai Besar di Penajam Paser Utara

PARADASE.id - Abrasi atau pengikisan tanah akibat aliran deras sungai mulai menggerogoti tiga sungai...

Hingga 2021 Disnakertrans Kaltim Gencarkan Pelatihan Pemasaran

Hingga 2021 Disnakertrans Kaltim Gencarkan Pelatihan Pemasaran

PARADASE.id - Program pelatihan pemasaran bagi para pelaku usaha sedang digodok oleh Dinas Tenaga Ke...

Vaksin Merah Putih Masuk Uji Praklinis Bulan November

Vaksin Merah Putih Masuk Uji Praklinis Bulan November

PARADASE.id - Kepala Lembaga Biomolekuler Eijkman Amin Soebandrio mengungkapkan, hingga saat ini, pe...

Pelapor Pelanggaran di Bursa AS Digaji Rp1,67 Triliun

Pelapor Pelanggaran di Bursa AS Digaji Rp1,67 Triliun

PARADASE.id - Komisi Sekuritas danBursa AS(SEC) menggaji pelapor pelanggaran atauw...

JELAJAH