Kembali ke Artikel
Ibadah Syawal dan Teknik Mencintai
31 May/2021

Ibadah Syawal dan Teknik Mencintai

31 May 2021 In Way

Inway#144

Oleh : Rusmiati Indrayani

 

Ramadan telah meninggalkan masa penanggalan bulan. Kita sekarang berada di pertengahan bulan Syawal. Syawal adalah bulan ke-10 dari perhitungan tahun hijriyah. Dalam Syawal kita mengenal ritual puasa sunat enam hari yang dianjurkan. Puasa enam hari Syawal saya ibaratkan dengan rawatib dalam ibadah sholat. Sunat ba’diyah atau sholat yang dilakukan sesudah sholat. Jika puasa enam diserupakan dengan ibadah rawatib, maka hukum rawatib adalah sunat. Walaupun sunat namun kedudukannya cukup penting mengingat pahala dan keutamaan yang sempurna dari rangkaian ibadah Ramadan secara holistik.

 

Dalam pelaksanaannya sebuah pertanyaan mengusik adalah “Apa yang perlu didahulukan ?” Apakah menunaikan ibadah puasa enam hari syawal ataukah melunasi beban puasa yang ketinggalan di Ramadan ?

 

Ibu yang kami anak-anaknya memanggil dengan mama adalah seseorang dengan latar pendidikan agama dan pengamalan beragama dan menjadi rujukan saya dalam beribadah, mengemukakan ; 

 

Satu ; dari aspek niat, puasa enam hari di bulan Syawal bisa dilakukan menggunakan dua niat untuk satu puasa. Boleh menggabungkan niat berpuasa sunat sekaligus mengodho puasa Ramadan yang tertinggal.

 

Dua ; dari segi waktu. Pelaksanaan ibadah puasa boleh dilakukan berurutan setiap hari hingga mencapai hitungan angka enam atau dilakukan sesuai kemauan selama dalam batasan bulan Syawal.

 

Seiring penambahan usia dan angka umur anaknya kian mendewasa, saya mengoreksi pendapat Mama pada point pertama. Boleh menggabungkan niat dua puasa. Artinya ketika berniat “sengaja aku berpuasa sunat di bulan Syawal maka niat lain boleh disertakan dengan cara menambahnya menjadi : niat saya berpuasa sunat Syawal sekaligus membayar puasa qodhaan bulan Ramadan tunai karena Allah ta’ala. Beres. 

 

Sekilas tidak ada masalah dan memang tidak masalah, sebab mama sedang mengajarkan anak perempuannya yang masih berusia di bawah sepuluh tahun untuk melaksanakan amaliah sunat. Bertahun-tahun saya lakukan petuah tersebut. Sehingga apabila utang puasa hanya berjumlah enam hari, maka dengan melakukan ibadah sunat puasa enam hari Syawal tersebut otomatis beban utang terlunasi.

 

Mama memang sudah tiada namun ajaran beliau tetap memberi jejak dalam amaliah ibadah saya, khususnya puasa sunat Syawal. Dalam pelaksanaan selanjutnya saya tetap mengerjakan puasa Syawal dan saya tetap juga membayar qodhoan puasa dengan pengembangan pemikiran yang didapatkan dari hasil belajar.

 

Menurut saya ada dua hal yang perlu dicermati tentang niat dan waktu pelaksanaan ibadah.

 

Niat puasa hanya berlaku satu niat untuk satu puasa. (seperti yang juga dilakukan pada wudhu (dengan tujuan fokus untuk satu kegiatan tertentu. Anda boleh berniat wudhu untuk tidur atau niat wudhu untuk membaca qur’an dan seterusnya). Dalam hal ini saya mengambil keputusan melaksanakan satu niat puasa untuk satu kegiatan puasa saja. Niat puasa sunat untuk puasa sunat itu sendiri, sedangkan niat mengodho puasa dilakukan di hari berbeda. Asumsinya adalah secara timbangan kewajiban hukum, bobot sunat berada di bawah derajat wajib. 

 

Menunaikan ibadah puasa Ramadan adalah perintah wajib bagi hamba yang beriman, sedangkan puasa sunat tidak dapat menggantikan posisi wajib. Ibadah sunat adalah ibadah tambahan (nafilaah). Memang hukumya tidak wajib dikerjakan, namun amaliah sunat yang dikerjakan secara istiqomah dapat mendatangkan cinta Allah. Jika bermain amsal, saya ingin mengatakan tentang ibadah sunat dengan ilustrasi begini;

 

Andai jikalau anda seorang ibu yang menyuruh seorang anak perempuan mengambilkan sapu. Sapu yang anda maksudkan adalah untuk membersihkan lantai selepas anda menuntaskan cucian piring di bak wastafel. Anda ingin membersihkan debu dan kotoran di dalam ruangan. Namun yang dilakukan anak perempuan anda adalah ; dia bukan saja berkenan mengambilkan sapu seperti perintah namun menggunakan sapu tersebut untuk membersihkan lantai ruangan. Selesai dalam ruangan lalu sapu lain digunakan membersihkan teras dan dilanjutkan dengan aktivitas mengepel lantai teras depan. Jika seorang ibu dalam ilustrasi ini adalah Anda, apa kata yang keluar sebagai ungkapan rasa sayang kepada anak perempuan ?  Saya menuliskan secara gamblang perasaan senang dan terharu. Bisa jadi yang keluar bukan kata namun airmata. Airmata bahagia menerima persembahan bakti karena anak mengabdi. Bakti membuat anda jatuh hati.

 

Selanjutnya, dari hati anda yang terjatuh itu, maka mengalirlah hadiah dan kelembutan dan kasih sayang dan uang. Dengan ringan hati anda berikan tanpa si anak mengajukan permintaan.

Sementara perkara yang berkaitan dengan waktu pelaksanaan, saya masih sependapat dengan Mama. Beliau mengatakan boleh melakukan ibadah puasa sunat enam hari syawal secara berurutan atau putus-putus. Putus nyambung dalam hal ini artinya boleh puasa versi Nabi Daud (sehari puasa sehari berpuasa atau dengan metode Senin Kamis, yaitu berpuasa di hari Senin dan Kamis sehingga jumlahnya mencukupi bilangan enam hari. 

 

Batas waktu mengerjakan ibadah puasa enam hari Syawal hanyalah pada bulan Syawal. Sementara melunasi utang puasa jatuh temponya hingga Ramadan tahun berikutnya tiba. Selama masih tersedia usia waktunya sebelas bulan berjalan.

 

Mengerjakan ibadah sunat adalah bentuk pengabdian seorang hamba. Sungguh Allah hanya menginginkan kita menerima kemudahan. Namun percayalah jika mendapatkan kesulitan, sesudah kesulitan itu adalah kemudahan. Kemudahan ganda. Agak melelahkan bagi pemula untuk melakukan amaliah sunat. Namun perjalanan waktu dalam membina mental beragama secara istiqomah menjadi hadiah dalam proses perjalanan spiritual seorang hamba. Sedikit sulit menyakinkan dengan kata namun sebagaimana iman, kelezatannya hanya bisa dibenarkan oleh seseorang yang telah terbiasa menikmatinya. 

 

Pembicaraan tentang rasa apel yang lezat dan legit hanya akan dibenarkan  oleh antar penikmat apel. Tidak ada yang menyangsikan rasanya yang istimewa kecuali mereka berada di luar lingkaran pengetahuan. Walllahu’alam.

Article Lainnya


Patroli Penegakan Prokes, Masih Banyak Masyarakat Bontang Acuh Protokol Kesehatan

Patroli Penegakan Prokes, Masih Banyak Masyarakat Bontang Acuh Protokol Kesehatan

PARADASE.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bontang melakukan patroli gabunga...

Lilin Itu Kini Menjadi Mercusuar

Lilin Itu Kini Menjadi Mercusuar

Pada 30 September 2020, Faizah memulai kolaborasi kami dalam Diary of Auckland. Masih teringat jelas...

Cegah Penularan Meluas, Pemkot Bontang Canangkan Tes Swab Massal

Cegah Penularan Meluas, Pemkot Bontang Canangkan Tes Swab Massal

PARADASE.id – Angka kasus positif Covid-19 kembali meningkat selama pekan terakhir. Pemkot Bon...

Kasus Positif Bontang Melonjak, Penertiban Ketat Bakal Diberlakukan

Kasus Positif Bontang Melonjak, Penertiban Ketat Bakal Diberlakukan

PARADASE.id - Peningkatan angka kasus konfirmasi positif virus corona di Bontang membuat Tim S...

JELAJAH