Kembali ke Artikel
Gratitude
04 Nov/2020

Gratitude

04 Nov 2020 In Way

Inway #119

 

Oleh : Rusmiati Indrayani

 

Masa pandemi dan intaian virus corona di luar sana belum ada tanda-tanda berhenti. Artinya situasi ini mengharuskan setiap kita mawas diri. Memang jika kembali pada ketentuan takdir, kita yakin bahwa ada kebaikan dibelakang pekerjaan Tuhan. Termasuk dalam menghadapi ancaman wabah yang semakin hari semakin menjadi-jadi ini. Sekalipun menjadi-jadi, nampaknya beberapa kita mulai terbiasa hidup di tengah gempuran virus. Beberapa dinyatakan positif dan membaik dan beberapa yang lain secara mengejutkan pergi untuk tidak kembali. Saat mendengar pemberitaan media di sekitar tentang adanya orang tanpa gejala kemudian sembuh, kita menghela napas lega namun jika mendapati berita seseorang berpulang akibat virus maka seketika bulu kuduk merinding disertai rasa nyeri dalam hati yang terbit secara tiba-tiba. Selain berserah dan menaati protokol kesehatan selebihnya adalah urusan Tuhan yang maha memiliki kekuasaan. Setiap kita sadar tentang diri dan nyawa dan hidup yang kita miliki sekarang ini hanyalah sebuah pinjaman. Selama masa pinjam pakai atas hidup maka pilihannya adalah mengukir hidup ini menjadi berarti.  

 

Beberapa hari lalu, saya membaca sebuah status media sosial yang ditulis oleh seorang pakar parenting negeri ini. Dalam unggahannya, ia memosting sebuah papan berisi huruf yang padat. Saking padatnya, papan tersebut lebih mirip sebuah layar biru berisi tanda titik yang berserak. Sekilas tidak terselip kata, namun ketika pikiran memokus pada satu huruf tertentu maka terlihatlah deretan huruf membentuk sebuah kata. Kolom komentar pun ramai dengan ungkapan pembaca tentang kata-kata yang dilihatnya. Semua kata bermakna positif. Ketika mendapati ramainya komentar orang-orang, saya memokuskan mata untuk melihat apa yang terjadi. Satu kata tembus, diikuti kata kedua,  ketiga keempat dan kelima. Sampai kata kelima saya jeda untuk bernapas sejenak. Lalu pulang ke dalam diri dengan mata terpejam. Kemudian merenungkan arti kata yang saya temukan.

 

Terlepas dari papan huruf tersebut dipenuhi semua kata bermakna positif, penjelasannya adalah ; bawah sadar akan menggiring visual untuk menemukan kesesuaian pikiran dan perasaan. Visualisasi bawah sadar menjadi afirmasi yang mengiringi pikiran dan pikiran membawa perubahan pada perasaan. Perasaan menentukan perbuatan. Jika perasaan gelisah dan sedih menyerang pikiran secara berkelanjutan maka kesepiann dan rasa terbuang akan mendominasi secara leluasa namun jika perasaan bahagia dan berharga bersemayam dalam pikiran maka keceriaan akan mewarnai setiap detik dalam kehidupan.

 

Kata pertama yang saya temukan adalah gratitude (syukur), lalu creation, lesson, power and money. Saat itu saya kembali disadarkan hidup ini sebegini berharga. Walaupun masa pandemi di luar sana membuat beberapa perubahan yang tidak pernah diduga sebelumnya, namun kekuatan pikiran mengajarkan sikap optimis. Masalah boleh ada tetapi pikiran perlu waras supaya masalah tidak melibas kepercayaan diri kita. Saya kemudian mengingat-ingat ; ada masalah yang sebaiknya didiamkan saja. Membicarakannya hanya menggali ruang sia-sia yang semakin menganga.

 

Setiap masalah memiliki akar yang sama, cara menghadapinya perlu kreatif dan berbeda. Penghalangnya bukan pada masalah namun letak sikap terhadap sebuah masalah.

 

Misalnya jika hujan dijadikan masalah. Pikiran seseorang menyoal hujan turun tiap hari lalu mengomel karena pakaian yang dijemur tidak kering-kering. Dalam hal ini penting bagi hati supaya tidak menyalahkan hujan. Hujan, diminta atau tidak ketika Tuhan menghendaki tetaplah akan diturunkan. Pertimbangan Tuhan menurunkan hujan lebih mulia ketimbang memerhatikan serentetan keluhan. Mengeluh tidak menghentikan hujan. Alih-alih mengeluh, pelajaran yang didapatkan dari turunnya hujan mengandung kebaikan luar biasa. Jika bukan untuk kita, hujan berfaedah bagi makhluk ciptaan Tuhan yang lain seperti ; cacing yang kehausan atau daun ketela rambat yang menjerit kepanasan.

 

Meyakini pelajaran berharga dari penerimaan atas hujan, mendatangkan kekuatan pikiran ; bersikap lapang dada dan menerima ketentuan Tuhan dengan hati terbuka.  Bisa jadi berawal dari sini. Seseorang  dapat berbagi manfaat untuk orang lain; misalnya melalui tulisan bertema hujan atau menuliskan kalimat motivasi berharga, semacam ; Hujan adalah saat Tuhan menumpahkan rahmat secara kalap. Atau berdoa sambil berdialog dengan alam. Berharap dengan keajaiban hujan ini semoga rezeki kita berlimpah seperti derasnya hujan membasahi bumi. Hujan adalah tanda sayang Tuhan dan salah satu waktu terbaik supaya amin dikabulkan adalah; berdoa ketika turun hujan.

 

Setelah memikirkan lebih jauh, saya menyangka papan huruf yang berserak secara acak yang diunggahnya sengaja menuntun kepada pikiran kebaikan. Walaupun sempat kuatir  saya mendapatkan tendangan negatif di huruf pertama. Nyatanya tidak. Saya menerima penyemangat bermutu pada kata creation, dan gratitude untuk percobaan kedua.

 

Selebihnya saya percaya meskipun melintasi masa pandemi namun setiap kita akan baik-baik saja. Bagaimana jika keadaan kita belum membaik  ?  Apabila hati dipenuhi sikap penerimaaan maka perasaan berfungsi membujuk supaya seseorang tetap dalam garis percaya diri yang tidak menipis.

Article Lainnya


Marak Aksi Pengawasan, Bawaslu Larang Warga Lakukan Penindakan

Marak Aksi Pengawasan, Bawaslu Larang Warga Lakukan Penindakan

PARADASE.id - Tingginya animo masyarakat dalam mengawasi jalannya Pilkada Bontang 2020 dianggap sang...

Weighted Blanket : Cara Baru Menyayangi Diri Sendiri

Weighted Blanket : Cara Baru Menyayangi Diri Sendiri

ada cara baru menyayangi diri sendiri : weighted blanket namanya. dalam situasi pandemi beg...

Survei INDO Barometer: Neni-Joni Unggul 53 Persen, Sebutkan Warga Bontang Puas Kinerja Neni Moerneini

Survei INDO Barometer: Neni-Joni Unggul 53 Persen, Sebutkan Warga Bontang Puas Kinerja Neni Moerneini

PARADASE.id - Lembaga Survei Indonesia (LSI) Indo Barometer (IB) merilis hasil survei elektabilitas ...

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Bontang Siapkan 3 Posko Pengamanan

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Bontang Siapkan 3 Posko Pengamanan

PARADASE.id - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bonta...

JELAJAH