Kembali ke Artikel
Sektor Ekowisata Jadi Fokus Pemprov Kaltim Ilustrasi Ekowisata Kaltim.
24 Oct/2020

Sektor Ekowisata Jadi Fokus Pemprov Kaltim

PARADASE.id - Pemprov Kaltim ingin membangkitkan lagi pariwisata ekowisata. Sesuai konsep ibu kota negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara yang mengambil konsep hijau.

 

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni mengungkapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) pariwisata pihaknya mengacu keputusan IKN dengan konsep lingkungan.

 

“Dari situ, kami memikirkan untuk mengembangkan sejumlah ekowisata. Potensi sudah kami petakan ada beberapa sektor pariwisata mulai dari wisata bahari dan wisata hutan,” ujarnya, Jumat (23/10/2020).

 

Kaltim telah menetapkan tiga kawasan strategis pariwisata provinsi (KSPP) dengan perincian KSPP 1 mencakup Derawan, Biduk-Biduk dan sekitarnya, KSPP 2 mencakup Samarinda, Tenggarong, Tanjung Isuy dan sekitarnya, serta KSPP 3 mencakup Sangkulirang, Mangkalihat, dan sekitarnya.

 

Terdapat pula tiga Kawasan Pengembangan Pariwisata Provinsi (KPPP) yang ditetapkan, yaitu KPPP 1 meliputi Samboja, Penajam, Balikpapan, Paser, dan sekitarnya, KPPP 2 Sangatta, Bontang dan sekitarnya, serta KPPP 3, yaitu Ujoh Bilang, Long Bagun, dan sekitarnya.

 

Kawasan tersebut dibedakan dengan tema kawasan pariwisata, yaitu KSPP 1 sebagai ekowisata bahari dan hutan, KSPP 2 ekowisata bahari berbasis sungai, dan KSPP 3 ekowisata karst. Untuk KPPP 1 hingga KPPP 3 masing-masing adalah ekowisata hutan dan bahari.

 

“Ekowisata akan menjadi benchmark pariwisata Kaltim. Selain karena sesuai dengan konsep IKN, bisa mendorong masyarakat untuk lebih berpartisipasi. Karena bertemakan lingkungan, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan ini cukup tinggi,” ucapnya.

 

Ia mengatakan, ada pesan dalam RPJMD bahwa pengembangan pariwisata berbasis kerakyatan dan potensi daerah sebagai salah satu kunci. Pihaknya telah meninjau ulang terkait dengan kawasan pengembangan pariwisata Kaltim. “Kawasan teritori yang beririsan dengan kabupaten/kota, kini ditransformasikan menjadi berbasis destinasi,” ungkapnya.

 

Selain ekowisata, pihaknya akan mengembangkan desa wisata. Kemudian kawasan wisata yang sudah jadi akan pihaknya masukan dalam program penataan wisata alam. Badan Pusat Statistik Kaltim mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Agustus 2020 tercatat 13 kunjungan. Secara kumulatif, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kaltim pada periode Januari-Agustus 2020 mencapai 564 kunjungan. (*)



Penulis: Witri Munsa
Editor   : Umil Surya
Sumber Borneo24

Article Lainnya


Dibuka Kembali, Simak Biaya dan Aturan Umrah di Masa Pandemi dari Kemenag

Dibuka Kembali, Simak Biaya dan Aturan Umrah di Masa Pandemi dari Kemenag

PARADASE.id - Akibat virus corona atau Covid-19, Arab Saudi sempat menutup Mekkah dan Madinah. Namun...

Kaltim Terima Anugerah Bhumandala Award 2020

Kaltim Terima Anugerah Bhumandala Award 2020

PARADASE.id - Setelah berturut-turut sejak 2016, kali ini Kalimantan Timur kembali meraih penghargaa...

Gubernur Kaltim Segera Terbitkan Surat Edaran Libur Nasional 9 Desember

Gubernur Kaltim Segera Terbitkan Surat Edaran Libur Nasional 9 Desember

PARADASE.id - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor segera menerbitkan surat edaran ke...

Masalah Tanah Destinasi Wisata Super Prioritas Sudah Selesai

Masalah Tanah Destinasi Wisata Super Prioritas Sudah Selesai

PARADASE.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengungkapkan p...

JELAJAH