Kembali ke Artikel
Dunia Nadhira : Menikah Memang Ribet sumber gambar : goodreads
20 Jul/2019

Dunia Nadhira : Menikah Memang Ribet

20 Jul 2019 Buku Gaya

PARADASE.ID Novel ini bukan termasuk dalam jajaran best seller. Konon judul Dunia Nadhira merupakan novel kedua belas yang diterbitkan Gramedia. Alur ceritanya biasa saja. Sedikit lebay. Namun tampil berbeda.

 

 

Bercerita tentang Nadhira Azmi. Mbak - mbak kantoran Bank Utama yang menjalani hubungan cinta beda agama dengan rekanannya, William Abraham. Hubungan yang ia putuskan untuk mundur dengan cara menghindar.  

 

 

Willy masih cinta. Nadhira juga cinta. Namun Nadhira tidak mampu menerima solusi menikah beda agama yang ditawarkan Willy. Seperempat novel bercerita tentang pergulatan hati sejoli yang menyebut tuhan dengan nama berbeda ini.

 

 

Suatu hari, Nadhira bertemu dengan jaksa muda ganteng cerdas dan seiman. Arsakha Abimanyu namanya. Arsakha membuka dunia baru untuk Nadhira. Dunia yang punya masa depan. Namun bukan Nadhira namanya kalau tidak keras kepala. Ia berada di persimpangan, haruskah melanjutkan kisah cinta dengan Willy ataukah move on dengan Arsakha. 

 

 

Arsakha berprinsip, ia tidak mau berjuang dengan orang yang tidak mau berjuang bersamanya. Seperempat novel bercerita tentang ini. Bagaimana cara Nadhira menemukan konklusi dengan berani mengakhiri hubungannya dengan Willy. Serta bagaimana akhirnya Nadhira dan Arsakha saling menemukan dan yakin untuk satu sama lain.

 

 

Drama pernikahan pun terjadi.

 

 

Nadhira orang Palembang, Sakha orang Sleman. Menikah adalah menyatukan dua keluarga besar. Meski beda budaya. Perbedaan ini terlukis nyata dan “related” dengan para calon mempelai diluar sana yang menikah dengan adat berbeda. Prosesi adat pernikahan dengan dua budaya digambarkan penulis dengan cukup detail. Meskipun pembaca lebih fokus pada memahami interaksi kedua keluarga besar. 

 

 

Sakha digambarkan sebagai laki - laki sabar dan bertanggungjawab. Namun jangan lupakan laki - laki dengan egonya. Nadhira digambarkan sebagai perempuan keras kepala yang cukup hedon karena pengaruh lingkungan pekerjaan. Meski semua itu ia dapatkan dengan hasil keringat sendiri. Perbedaan karakter ini memunculkan drama kecil yang menggigit. Namun benar yang tertulis di novel ini. Kerikil boleh menusuk langkah, batu besar boleh menghadang. Namun kita harus terus berjalan. Karena kita ada untuk satu sama lain.

 

 

Yang menarik adalah latar belakang keluarga Sakha dan Nadhira. Nadhira digambarkan sebagai anak pertama dari seorang pemilik pabrik teh dan kopi. Sementara Sakha adalah putra tunggal pasangan petani dan guru SD. Perbedaan latar belakang ini diulas secara nyata dalam kaitannya dengan penerimaan keluarga besar satu sama lain.

 

 

Bumbu penyedap yang sangat mantap di novel ini ada di sosok Rahayu. Sesama guru SD yang mengajar di tempat yang sama dengan ibu Sakha. Rahayu adalah gambaran sempurna istri dan menantu idaman. Pintar masak, lebih muda umurnya dari Sakha, tidak pernah lembur, dan rajin bikin kue. 

 

 

Upaya ibu Sakha dengan alasan yang logis untuk menjodohkan Rahayu dan Sakha masuk ke dalam emosi pembaca secara halus. Apa yang dirasakan Nadhira memantik empati pembaca. Bahwa memang, hal tersebut sering terjadi dalam drama pernikahan.

 

 

Sakha tetap jadi pahlawan dari keseluruhan novel ini. Yang mengagumkan adalah penulis menggambarkan Sakha sebagai manusia. Benar Sakha lah pahlawannya, namun pahlawan sekalipun hadir dengan kekurangan.  

 

 

Novel ini sedikit agamis dengan nuansa islami. Namun bagi pembaca dengan jam terbang tinggi novel ini masih layak dibaca dengan mengesampingkan hal agamis tersebut. Bagi non muslim membaca novel ini serupa membaca novel Between The Raindrops karya Stephanie Zen bagi pembaca muslim. Semua kembali ke pembaca bagaimana menyikapi unsur agama di novel ini.

 

 

Novel ini memberi gambaran utuh tentang pernikahan. 

 

 

Kebanyakan novel, khususnya bergenre metropop hanya menceritakan  tentang pertemuan dua insan. Diikuti pergumulan hati. Dan diakhiri dengan konklusi. Namun novel ini tampil berbeda dengan memberi gambaran utuh perjalanan menuju pernikahan. Mulai dari proses bertemu, kenalan, dag - dig - dug PDKT (pendekatan, red). Sampai akhirnya yakin untuk ke jenjang pernikahan. Penerimaan kedua orangtua. Masalah klasik menantu - ibu mertua. Drama persiapan pernikahan. Hingga bagaimana dua orang ini (si kedua tokoh utama) bertahan satu sama lain dengan perbedaan karakter. Semua diceritakan mengalir dengan lengkap dan runut.

 

 

Menikah adalah proses panjang. Itu yang ingin disampaikan oleh novel ini. Hidupmu tidak berakhir hanya karena kamu akhirnya menemukan pasangan hidup.

 

 

Pertanyaan kapan punya anak, sakitnya proses melahirkan, pembicaraan dengan ibu mertua apakah setelah menikah menantunya akan resign atau tidak, serta kondisi lelah emosi mewarnai kehidupan pernikahan. Beruntung pasangan ini berada pada kondisi ekonomi mapan yang menyelamatkan novel ini tetap romantis alih - alih tragedi.

 

 

Manisnya, novel ini tidak menghilangkan optimisme pembaca yang ingin menikah. Beberapa novel terlalu menggiring optimisme berlebihan tentang sebuah pernikahan. Beberapa lainnya membawa pesimisme dengan hadir kurang berimbang dalam menggambarkan sebuah pernikahan. 

 

 

Novel ini hadir secara netral, meskipun dalam bingkai agama di sana sini. Namun ia berhasil memberi gambaran utuh kepada pembaca tentang realisasi sebuah pernikahan. Bahwa pernikahan merupakan proses kehidupan, bukan akhir dari dunia.

 

 

Semua kembali kepada kita sebagai pembaca. Utamanya pembaca dewasa muda yang memang merupakan target market dari novel ini. Novel ini sudah menunaikan tugasnya dengan baik untuk memberi referensi sebuah pernikahan. Bahwa sepanjang satu sama lain saling berjuang dan mencintai, wujud pernikahan abadi bukan lagi mimpi. 

 

 

Satu lagi. Sering - seringlah travelling, deskripsi alam di novel ini mengundang iri. 

 

 

Penulis : R F A

Editor : Faizah

Article Lainnya


Biaya Pilkada Mahal Jadi Biang Keladi Kasus Korupsi?

Biaya Pilkada Mahal Jadi Biang Keladi Kasus Korupsi?

PARADASE.ID. Banyak kepala daerah yang ditangkap karena terlibat kasus korupsi. Hal ini dipercaya ka...

Tiga Wilayah di Kaltim Masuk Zona Bebas Corona

Tiga Wilayah di Kaltim Masuk Zona Bebas Corona

PARADASE.id - Tiga kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali masuk ke zona hijau covid...

Mantap! Maxim Ramaikan Expo Bontang Beradab

Mantap! Maxim Ramaikan Expo Bontang Beradab

PARADASE.id – MAXIM Bontang turut meramaikan event Expo Bontang Beradab yang digelar di Lapang...

UMKM Expo Bontang Beradab Usul Event Digelar Sampai Tahun Baru

UMKM Expo Bontang Beradab Usul Event Digelar Sampai Tahun Baru

PARADASE.id - Expo Bontang Beradab telah memasuki hari kesepuluh sejak dibuka pada Senin, 6 Desember...

JELAJAH