Kembali ke Artikel
DPRD dan Pemkot Bontang Sepakat Harus Ada Kajian Tandingan Klaim Aman PT IMM Suasana Rapat Komisi III DPRD Bontang bersama Dinas Terkait membahas pemanfaatan air bekas lubang tambang, Selasa (04/08/2020) siang. (Safril/Paradase.id)
06 Aug/2020

DPRD dan Pemkot Bontang Sepakat Harus Ada Kajian Tandingan Klaim Aman PT IMM

PARADASE.id - Wacana pemanfaatan air dari bekas lubang tambang batu bara PT Indominco Mandiri (IMM) sebagai sumber air baku bagi warga Bontang terus bergulir. Meskipun sempat menuai pro dan kontra, namun DPRD Bontang melalui Komisi III dengan tegas mendukung wacana tersebut.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III Amir Tosina, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama  Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bapelitbang, Perumda Tirta Taman, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Sekda II Bontang, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Selasa (4/8/2020) siang.

 

Amir Tosina mengungkapkan kebutuhan air di Bontang saat ini dalam kondisi mendesak. Selama ini kebutuhan air Bontang didapatkan dari air tanah. Padahal air tanah jumlahnya terbatas.

 

"Jumlah terbatas sedangkan kebutuhan meningkat, makanya kami mendorong pemerintah mempercepat realisasi penggunaan air bekas tambang tersebut," ujar Amir Tosina di tengah rapat.

 

Senada, anggota Komisi III Faisal meminta pemerintah segera mengambil kesempatan tersebut. Dia menuturkan, Komisi III DPRD Bontang sangat bersemangat dalam pemanfaatan air bekas tambang menjadi sumber air warga.

 

Bahkan, Komisi III telah melakukan studi banding dengan daerah lain yang dianggapnya berhasil dalam penerapannya, seperti kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

 

Dalam kunjungan tersebut, dia membeberkan air bekas tambang secara kasatmata terlihat jernih bahkan tidak berbau. Pasalnya, sebut Faisal, air dari bekas lubang tambang telah melalui proses pengolahan yang tepat.

 

"Jangan sampai kebutuhan mendesak baru pusing cari sumber air," ujarnya

 

Selain memanfaatkan air baku dari bekas lubang tambang sebagai wadah penampung, terdapat alternatif lain yang dapat diambil yakni pembangunan Waduk Suka Rahmat. Namun sejauh ini, program pembangunan waduk belum menunjukkan progress yang berarti.

 

Pembangunan Waduk Suka Rahmat yang menjadi proyek Pemprov Kaltim belum juga jelas. Selain itu, kata Faisal, lokasinya yang berada di Kabupaten Kutai Timur, tepatnya Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan.

"Kalau menunggu itu membutuhkan waktu yang lama. Sebaiknya kita manfaatkan yang ada di depan mata sekarang," pungkasnya.

 

Kabid Sanitasi Air Minum dan Sumber Daya Air Perkerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bontang Karel menuturkan, pihaknya bersama Perumda Tirta Taman telah melakukan kunjungan ke lubang bekas tambang yang ditawarkan PT IMM sekitar empat bulan yang lalu.

 

Dari kunjungan tersebut, PT IMM mengklaim air di lokasi yang ditawarkan layak untuk dikonsumsi. Hal itu dikarenakan air tersebut sudah mengendap selama lebih dari sepuluh tahun dan telah lulus uji laboratorium.

 

"PT IMM yang melakukan uji lab, dan hasilnya layak konsumsi," ujarnya.

 

Sebagai informasi , tim khusus untuk merealisasikan wacana pemanfaatan air bekas lubang tambang telah dibentuk. Ini tertuang dalam Surat Keterangan (SK) yang bertepatan terbit hari ini, Kamis (6/8). Namun, detail terkait isi surat tak dibeberkan dalam agenda tersebut. Sementara itu, tim khusus yang dibentuk meliputi anggota Komisi III dan Bapelitbang selaku leading sector.

 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga bertanggungjawab pada uji kelayakan air. Anggaran program ini akan disalurkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang yang selanjutnya akan diberikan kepada Bapelitbang sesuai kebutuhan.

 

Kesimpulan pada pertemuan itu, seluruh pihak menyepakati harus ada kajian lain terhadap klaim air baku yang aman digunakan versi PT IMM dapat dibuktikan. Hal ini dimaksudkan agar ada referensi pembanding sebelum keputusan diambil. Bila tak ada aral, setidaknya proyek ini diharap mulai tahun depan. (Adv)

 

Penulis : M. Safril

Editor   : Umil Surya

Article Lainnya


113 Anggota Polda Kaltim Terpapar Corona, 7 Meninggal Dunia

113 Anggota Polda Kaltim Terpapar Corona, 7 Meninggal Dunia

PARADASE.id - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menyatakan saat ini ada sebanyak 113 anggotanya yan...

KPK Ingatkan Cakada Hindari Praktik Korupsi Pilkada

KPK Ingatkan Cakada Hindari Praktik Korupsi Pilkada

PARADASE.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan para calon kepala daerah (cakada) yang...

Implementasi Nasional e-Faktur 3.0 Mulai Besok, Ini Kata Dirjen Pajak

Implementasi Nasional e-Faktur 3.0 Mulai Besok, Ini Kata Dirjen Pajak

PARADASE.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan mulai mengimplementasikan e-...

Semua Bank Bisa Layani Tukar Uang Baru Rp75 Ribu Besok

Semua Bank Bisa Layani Tukar Uang Baru Rp75 Ribu Besok

PARADASE.id - Bank Indonesia (BI) memperluas akses penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Ta...

JELAJAH