Kembali ke Artikel
Dinas Pariwisata Kaltim Batasi Kunjungan Wisatawan di Tahun 2021 Mendatang Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Sri Wahyuni.
26 Nov/2020

Dinas Pariwisata Kaltim Batasi Kunjungan Wisatawan di Tahun 2021 Mendatang

26 Nov 2020 Berita Terkini

PARADASE.id - Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Sri Wahyuni menyampaikan dirinya berencana membatasi jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2021 mendatang.

 

Sebelum pandemi Covid-19 melanda, pergerakan wisatawan di Kaltim sejatinya telah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Di tahun 2019, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Kaltim menyentuh angka 7 juta kunjungan. Sementara untuk wisatawan mancanegara dilaporkan mencapai lebih dari 60 ribu kunjungan.

 

Dikarenakan kondisi seperti saat ini, konsep wisata mass tourism yang sebelumnya diterapkan oleh banyak daerah di Indonesia dinilai tidak lagi relevan.

 

Ke depannya, wisata berkualitas atau quality tourism lah yang diprediksi akan diburu oleh wisatawan karena menawarkan kenyamanan dan keamanan.

 

“Pergerakan wisatawan sebetulnya sudah lumayan. Tapi target tahun depan, karena 2021 masih transisi pandemi Covid-19. Mungkin running target kunjungannya di tahun 2022. Tahun depan kami lebih cenderung memikirkan bagaimana menyiapkan destinasi itu lebih siap dulu,” kata Sri Wahyuni.

 

Jangan sampai, lanjut Sri Wahyuni, ketika pintu pariwisata sudah dibuka kemudian orang-orang sudah terburu-buru datang ke Kalimantan Timur, fasilitas dan sarana prasarana pendukung seperti protokol kesehatan dan sistem keamanannya belum siap.

 

Dengan begitu, Dinas Pariwisata Kalimantan Timur akan memetakan mana saja destinasi wisata yang sudah ramai dikunjungi wisatawan, untuk dibagi lagi caring capacitynya. Dalam arti lain, kemungkinan besar akan terjadi pembatasan jumlah kunjungan wisatawan.

 

“Pulau Kakaban di Kabupaten Berau itu sudah di Batasi, Taman Nasional Kutai pun sampai saat ini masih ditutup untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Destinasi lain akan mengikuti, dan ini tidak mudah karena destinasi tersebut berada di kabupaten/kota,” kata Sri. (***) (*)

 

 

Penulis : Aisyah Effendi

Editor  : Umil Surya

Sumber Borneo24

Article Lainnya


Wanita Paruh Baya Tewas Mengapung di Pesisir Selambai

Wanita Paruh Baya Tewas Mengapung di Pesisir Selambai

PARADASE.id - Sesosok mayat wanita paruh baya ditemukan terapung di lokasi sekitar Masjid Terapung S...

 FCPF-CF Berlanjut di 2021

FCPF-CF Berlanjut di 2021

PARADASE.id - Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor memimpin Rapat Koordinasi Kelembagaan Pelaks...

Menteri Kelautan Bakal Total Kembangkan Budi Daya Lobster Domestik

Menteri Kelautan Bakal Total Kembangkan Budi Daya Lobster Domestik

PARADASE.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan siap dalam menggembang...

Shanghai Punya Pabrik Tempe Indonesia

Shanghai Punya Pabrik Tempe Indonesia

PARADASE.id - Kota Shanghai memiliki pabrik tempe yang didirikan oleh pengusaha asal Indonesia Venny...

JELAJAH