Kembali ke Artikel
Dilaporkan ke Kejaksaan, ULP Sebut Sudah Sesuai Aturan Kepala ULP Agung Santoso
30 Aug/2019

Dilaporkan ke Kejaksaan, ULP Sebut Sudah Sesuai Aturan

PARADASE.ID. Dugaan adanya penyelewangan yang dilakukan oleh pejabat di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Bontang dibantah Kepala ULP Agung Santoso. Kata dia, mustahil jika kegiatan Kelompok Kerja (Pokja) melakukan penyelewengan.

 

Karena dalam bekerja, ULP mengacu pada Permen nomor 7 tahun 2019 tentang standar Pedoman Pengadaan Barang/jasa melalui Penyedia dan Peraturan Lembaga Nomor 9 tahun 2018.

 

“Dengan sistem kerjanya bahwa Pokja pemilihan hanya akan mengevaluasi dan kualifikasi sesuai isian dokumen yang dilakukan oleh penyedia, dan itu diupload di sistem,” kata Agung.

 

Agung pun mengaku jika Kadin Bontang salah dalam menafsirkan soal dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat ULP Bontang yang menyinggung Peraturan Presiden (PP) nomor 16 tahun 2018 pasal 78 ayat 1 “a” yang berbunyi Perbuatan atau tindakan peserta pemilihan yang dikenakan sanksi dalam pelaksanaan pemilihan Penyedia adalah: "a". menyampaikan dokumen atau keterangan palsu atau tidak benar untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Dokumen Pemilihan.

 

Ia pun meminta untuk mempelajari dengan baik maksud dari PP tersebut. Karena sesuai hasil koordinasi dengan tim LKPP bahwasannya Penyedia boleh satu tahun lebih dari lima paket yang penting waktunya tidak bersamaan, dan yang tidak boleh apabila dalam waktu berjalan atau bersamaan melebihi limit yang sesuai aturan perpres no. 16 tahun 2018.

 

"Misal,  penyedia A ikut lelang kegiatan dibulan januari 4 paket bulan januari. Kemudian kontrak berjalan berakhir dibulan mei. Diluar bulan mei, entah Agustus kemudian mendapat lagi 2 paket.  Itu dianggap sah. Karena proses sebelumnya masih dibawah limit ketentuan," tukasnya.

 

Sebelumnya. Kadin Kota Bontang melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat di ULP Kota Bontang ke Kejaksaan Negeri Bontang pada Jumat (23/8/2019) lalu.

 

Laporan ke Kejari Bontang ditanda tangani langsung Ketua Kadin Bontang, Herman Saribanong. Pengurus Kadin Bontang, Nahliani N Husain mengatakan, aduan disampaikan karena Kadin menilai ada praktik persaingan tidak sehat di internal ULP Bontang. Pasalnya, ia  mendapati ada dua perusahaan menang tender proyek walaupun cacat administrasi. “Yang jelas pejabat di ULP Bontang Peraturan Pemerintah PP Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, tepatnya melanggar Pasal 78 ayat 1 (a),” ungkap Nahliani saat menggelar press conference di Kantor Kejari.

 

Nahliani menjelaskan, ada perusahaan yang memenang proyek walaupun sudah melebih batas Sisa Kemampuan Paket (SKP). Sedangkan  SKP merupakan aturan main yang mengatur jumlah paket proyek tiap perusahaan. Masing-masing perusahaan hanya diperbolehkan mendapat 5 proyek selama satu tahun.

 

Tetapi, dua perusahaan  yang ditetapkan sebagai pemenang lelang sudah  melebihi batasan SKP yang ditetapkan. “Ini yang kami adukan, ada dugaan penyalahgunaan jabatan di ULP Bontang,” ujar Ketua Kadin Bontang, Herman Saribanong menambahkan.

 

Dijelaskan Herman, kasus pelanggaran SKP ini tak berlaku surut kepada seluruh penyedia (peserta lelang). Baru-baru ini sebuah perusahaan gagal menang tender lantaran batasan SKP miliknya telah lebih 5 paket. “Ini ada tebang pilih dong, harus diusut,” ujarnya.

 

Ia pun mensinyalir masih ada beberapa pemilik perusahaan yang menyalahi aturan yang telah ditetapkan, “Saya yakin masih ada, ini akan kami telusuri terus,” tukasnya. (***)

 

 

Penulis    :Supriono

Editor     :Akbar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Article Lainnya


Normalisasi Sungai Solusi Tercepat Penanganan Banjir di Bontang

Normalisasi Sungai Solusi Tercepat Penanganan Banjir di Bontang

Paradase.id - Penanganan banjir menjadi pekerjaan rumah Pemkot Bontang. Salah satu upaya yang dilaku...

Sesuai Harapan, Indonesia 3 Besar Peringkat Sea Games 2021 di Vietnam

Sesuai Harapan, Indonesia 3 Besar Peringkat Sea Games 2021 di Vietnam

Paradase.id - Kontingen Indonesia mengakhiri SEA Games 2021 di posisi ketiga klasemen medali. Berdas...

Mobil AmbulanMU Diresmikan, Basri rase: Diharapkan Meringankan Beban Warga yang Membutuhkan

Mobil AmbulanMU Diresmikan, Basri rase: Diharapkan Meringankan Beban Warga yang Membutuhkan

Paradase.id - Wali Kota Bontang Basri Rase menghadiri sekaligus meresmikan peluncuran mobil AmbulanM...

Indonesia Sumbang Medali dari Cabor Bowling

Indonesia Sumbang Medali dari Cabor Bowling

Paradase.id - Medali perunggu diraih oleh Putty Insavilla Armein, Sharon Adelina L Santoso, Shinta C...

JELAJAH