Kembali ke Artikel
Diary of Auckland - Hamilton Gardens
04 Oct/2021

Diary of Auckland - Hamilton Gardens

Hamilton adalah kota terbesar keempat di New Zealand. Berada di distrik Waikato (North Island). Dapat ditempuh sekira satu setengah jam dari Auckland menggunakan mobil. tujuan kami adalah Hamilton Gardens, sebuah ruang publik dimana ada berbagai garden dengan identitas botanis negara - negara di dunia. ada dua tipe garden di sini : enclosed garden dan open garden. open garden terdiri dari tropical garden yang merepresentasikan flora di Asia Tenggara (saya suka dengan rose garden di sini). yang menarik minat saya ada di enclosed garden. di sini ada dua tema ; paradise garden dan fantasy garden

 

preferensi saya ada di paradise garden : terdiri dari section Italian garden, Indian garden (banyak marigold nya, persis seperti di India), Chinese garden, Japanese garden, American garden, French Garden, dan English garden. semua memiliki ciri masing - masing. namun, mereka semua memiliki satu kesamaan : sama - sama asri.   

 

di fantasy garden, ada salah satu garden yang sangat terkenal di dunia ; Surrealist Garden. baru dibuka di tahun 2020. garden ini sangat artistik, pada awalnya semua yang ada di Surrealist garden terasa membingungkan dan sulit dijelaskan. seperti Alice in Wonderland. dimana kita dibawa masuk ke dunia baru yang benar - benar berbeda. 

 

berada di Surrealist garden memetaforakan diri ini seperti semut. semua terlihat sangat besar sementara diri ini amat kecil. namun, semakin lama berada di sini, semua menjadi terasa mungkin. terinspirasi dari sosok Sigmund Freud. garden ini menginterpretasikan mysterious world of dreams and the subconscious mind. sebuah lambang where mysterious dreams have come to life. bagi saya, Surrealist garden adalah sebuah karya seni tentang pentingnya memiliki dan berjuang meraih mimpi. ketika kita bermimpi, kemudian mimpi tersebut masuk ke alam bawah sadar kita, maka apapun yang terasa besar atau aneh, pada suatu titik itu menjadi mungkin hadir ke dalam hidup kita. garden ini bukan hanya instagram - worthy. tapi juga memiliki makna filosofis yang begitu dalam. 

 

The Accomodation

 

kami menginap di sebuah Bed & Breakfast yang terletak di country side agak di luar Hamilton ; di daerah bernama Tamahere. karena berada di country side, maka suasananya sangat tenang sekali. bangunan yang kami tempati ini berdiri sejak 1930. rumah tua dengan British Style. pemiliknya adalah suami istri berdarah Inggris dan China. Paul dan Anne. beberapa orang "besar" yang pernah menginap di sini adalah Duta Besar Indonesia untuk New Zealand, mantan Perdana Menteri New Zealand, dan Julia Roberts.

 

rumah ini asri sekali. dikelilingi oleh kebun dan peternakan. meski tampak seperti rumah kampung, namun amenitiesnya lengkap sekali. tempat tidur kami nyaman bahkan ada the third bed yang membuat kami berpikir ingin membawa Najwa ke sini. saya suka sekali dengan pemandangannya. dengan biaya 160 dollar per malam kita dapat fasilitas kolam renang, memberi makan hewan ternak (Alpacas), petik apel yang ada di kebun. berendam di hot tub, dan sarapan yang luar biasa enak.

 

kami juga dapat tawaran British High Tea. bisa diminta untuk pagi atau sore hari. asyik sekali. dari cerita ownernya, next mereka akan membangun motel ala Hobbiton di sini. jadi kita bakal menginap di dalam rumah The Hobbits. belum dibuka saja sudah di pre book lho. can't wait nanti kita bakal main ke sini lagi. Insya Allah.

 

we love staying here. benar - benar liburan singkat yang menyenangkan di Hamilton. berada di Hamilton gardens kembali menyadarkan saya bahwa pada akhirnya ciptaan Allah lah yang menuai decak kagum paling dalam. saya beruntung dibawa Allah ke New Zealand, negara dengan ukiran tuhan yang maha indah. 

 

 

Cerita : Nurul Kasyfita

Narator : Faizah Riffat

Editor : Ahmad Fuad

Seri : Diary of Auckland 

Makan Apel Gratis, Tuh Apelnya Banyak yang Jatuh Sendiri
Makan Apel Gratis, Tuh Apelnya Banyak yang Jatuh Sendiri
Lunch With a View
Lunch With a View
Italian Garden
Italian Garden
The Bed & Breakfast
The Bed & Breakfast
Our Rooom. Lihat Deh Pemandangan di Jendela Kayak Lukisan Ya ?
Our Rooom. Lihat Deh Pemandangan di Jendela Kayak Lukisan Ya ?
Feeding The Alpacas
Feeding The Alpacas
The View of Our Lunch at Hamilton
The View of Our Lunch at Hamilton

Article Lainnya


Diskominfo Bontang: Ada Warga yang Menolak Pemasangan WiFi Gratis

Diskominfo Bontang: Ada Warga yang Menolak Pemasangan WiFi Gratis

PARADASE.id - Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominf...

Penanganan RTLH di Kaltim Capai 15.072 Unit

Penanganan RTLH di Kaltim Capai 15.072 Unit

PARADASE.id - Gubernur Kaltim Isran Noor, menyerahkan bantuan program Rumah Layak Huni (RLH) melalui...

Tema Kafe Dakwah

Tema Kafe Dakwah

Inway#159 Oleh : Rusmiati Indrayani Anakmu bukanlah milikmu, mereka adalah putra p...

Asik Main, Seorang Anak di  Kampung Mandar Lok Tuan Diserang Buaya

Asik Main, Seorang Anak di Kampung Mandar Lok Tuan Diserang Buaya

PARADASE.id - Buaya di Kampung Mandar Kelurahan Lok Tuan kembali berulah. Bocah berusia 6 tahun yang...

JELAJAH