Kembali ke Artikel
Cerita Eks Pasien Positif Covid-19: Perjuangan Tim Medis Luar Biasa, Dukungan Moril Jadi Obat Utama Arniwati (kanan) bersama Walikota Bontang Neni Moerniaeni (kanan) menunjukkan hasil pemeriksaan terakhir yang menyatakan Arni sembuh dari virus Covid-19.
04 Apr/2020

Cerita Eks Pasien Positif Covid-19: Perjuangan Tim Medis Luar Biasa, Dukungan Moril Jadi Obat Utama

04 Apr 2020 Feature

 

PARADASE.ID. Bahagia, lega dan bersyukur kini tengah dirasakan Arniwati. Betapa tidak, setelah divonis positif Covid-19 dan dirawat selama sembilan hari  di RSUD Bontang, akhirnya pada hari ini, Sabtu (04/04) ia dinyatakan sembuh dan terlepas dari masa Isolasinya di RSUD.

 

Arniwati yang merupakan pegawai pada Lembaga Negara Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Saat itu pada 09 Maret lalu ia melaksanakan tugas dinas di Jakarta selama tiga hari dan setelahnya beberapa waktu kemudian (20/03) betapa terkejutnya dirinya saat kediamannya didatangi  pihak Covid Center Bontang. 

 

“Jadi awalnya di tanggal 20 Maret pasien covid Kukar dinyatakan positif, sehingga covid center di Bontang melakukan tracking dan pihaknya mendatangi langsung rumah saya, sebagai bentuk pemeriksaan awal.  Terus siangnya saya diminta ke RSUD untuk pemeriksaan lanjutan. Disana saya diperiksa darah, ronsen dan swab,” ungkapnya.

 

Setelah menjalani pemeriksaan selama tiga hari, hari itu (20/03) merupakan hari yang seakan membuat dunianya runtuh Ia divonis positif Covid-19. Frustasi melanda, mengoyak pikirannya bertanya-tanya  mengapa harus dirinya yang terjangkit virus corona.

Namun ia bisa  apa, hanya bisa berpasrah diri dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pemerintah dalam penanganan pasien Covid- 19 dan akhirnya Ia pun menyandang status pasien pertama Bontang yang divonis positif Covid-19 dan menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Taman Husada Bontang. 

 

Selama menjalani perawatan di RSUD Taman Husada Bontang, kondisi Arniwati menunjukkan perkembangan baik. Tak hanya itu, selama menjalani perawatan diruang isolasi Ia selalu mendapatkan dorongan dan harapan dari tim medis yang membuatnya menghalau segala pikiran negatif dalam menjalani masa isolasi selama sembilan hari di RSUD Bontang. 

 

“Perawat dan dokter disana sangat baik, mereka memberikan saya support dan dukungan serta meyakinkan saya kalau saya bakal sembuh dari virus corona ini,” ungkapnya kepada awak media kala dirinya hadir dalam pers release, Sabtu (04/04) sore. 

 

Dukungan yang diterimanya tidak hanya datang dari para para tim medis, akan tetapi keluarga hingga rekan kerja serta tetangga dan orang yang mengenalnya pun tak luput memberikan support yang membuat mentalnya semakin kuat untuk sembuh dari penyakit yang saat ini dideritanya. 

 

“Yang membuat saya semangat karena banyaknya doa dan support orang-orang, sampai tidak sempat saya balas satu per satu,” ujarnya.

 

Berbagai dukungan mengalir kepada dirinya, melalui sambungan video call baik dengan rekan kerjanya hingga keluarga dan kerabatnya. Arniwati pun merasa dirinya harus kuat dan sembuh dari virus tersebut. 

 

Sementara, selama menjalani perawatan, seluruh team medis yang membantu kesembuhannya pun tak luput memberikan semangat dan support agar Ia selalu berfikiran positif agar imun dalam dirinya semakin kuat melawan virus yang ada di tubuhnya. 

 

Setelah Arni dinyatakan sembuh, dia diperbolehkan pulang, akan tetapi Ia masih wajib melakukan pemeriksaan dan mengkonsumsi beberapa obat dan vitamin yang telah dianjurkan oleh pihak rumah sakit serta selalu menerapkan Pola Hidup Bersih & Sehat (PHBS) yang menjadi himbauan pemerintah.

 

“Saya sangat rindu rumah, terutama kamar saya. Habis dari sini saya akan langsung pulang dan masuk kamar untuk sesaat,” imbuhnya serasa lepas dari beban yang begitu berat.

 

Arni juga mengaku bahwa dengan peristiwa yang menimpa hidupnya saat ini banyak hal yang bisa dia petik untuk dijadikan pelajaran hidup sebagai perbaikan diri.

 

“Banyak banget, saya jadi lebih dekat dengan Allah, jadi bisa lebih tenang dalam menerima kondisi saya saat itu. Lebih memperbaiki diri pokoknya,” tuturnya. 

 

Selebihnya Ia berharap agar hanya dirinya yang mengalami hal ini di Kota Bontang. Pun berpesan kepada mereka yang saat ini berada di posisinya saat itu.

 

“Tetap semangat ya untuk kalian yang sedang berjuang, yakin sama Allah serta yakin pasti sembuh, yang penting jaga pola makan dan ikuti kata dokter. Saya bersyukur ditangani dokter-dokter hebat,” tukasnya. (***)

 

 

 

Penulis : Ismail

Editor   : Umil Surya

Article Lainnya


Enam Pusat Pelayanan Publik Baru bagi Warga Bontang

Enam Pusat Pelayanan Publik Baru bagi Warga Bontang

PARADASE.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meresmikan enam bangunan fasilitas pelayanan publik d...

Diklaim Meringankan Gejala Corona, Arak Bali Diserbu Masyarakat

Diklaim Meringankan Gejala Corona, Arak Bali Diserbu Masyarakat

PARADASE.id - Pernyataan Gubernur Bali I Wayan Koster soal khasiat arak Bali, yang dipercaya dapat m...

Balas Dendam dan Menganiaya, Pemuda Tanjung Laut Indah Diringkus

Balas Dendam dan Menganiaya, Pemuda Tanjung Laut Indah Diringkus

PARADASE.id - Dendam menjadi motif penganiayaan Ws (19) kepada seorang remaja (17) yang diduga sebag...

Belajar dari Rumah Resmi Diberlakukan di Bontang

Belajar dari Rumah Resmi Diberlakukan di Bontang

PARADASE.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meluncurkan program “Belajar dari Rumah” ...

JELAJAH