Kembali ke Artikel
Buron Enam Bulan, Perampok Toko Mama Anjas Berhasil Diamankan Usai Dilumpuhkan Petugas Sukri pelaku perampokan Toko Mama Anjas telah diamankan petugas setelah dilumpuhkan timah panas, karena berniat kabur. (Paradase.id)
11 Oct/2021

Buron Enam Bulan, Perampok Toko Mama Anjas Berhasil Diamankan Usai Dilumpuhkan Petugas

11 Oct 2021 Bontang Lintas Kota

PARADASE.id - Berakhir sudah  pelarian Sukri  (58), pelaku perampokan toko Mama Anjas pada pertengahan April 2021 lalu.  Setelah  buron enam bulan, Sukri berhasil diamankan  tim rajawali Polres Bontang, pada 9 Oktober lalu. 

 

Kapolres Bontang  AKBP Hamam Wahyudi mengatakan,  pelaku  merupakan mantan pekerja di  Toko Mama Anjas sebagai buruh. Oleh karena  itu, dia mengetahui seluk beluk toko tersebut. 

 

"Pelaku pernah kerja di Toko Mama Anjas Selama dua bulan. Keluar karena tersinggung perkataan korban," ujar AKBP Hamam Wahyudi, saat konferensi pers di Mapolres Bontang, Senin (11/10/2021) siang. 

 

AKBP Hamam Wahyudi, saat konferensi pers di Mapolres Bontang, Senin (11/10/2021) siang.  (Paradase.id)
AKBP Hamam Wahyudi, saat konferensi pers di Mapolres Bontang, Senin (11/10/2021) siang. (Paradase.id)

 

Pada saat penangkapan di Simpang Tiga Yabis, Sukri dikatakan sempat berniat kabur.  Akibatnya, dia dihadiahi timah panas di kedua kakinya. "Sempat mau  kabur,  makanya  dilumpuhkan sama petugas," ujarnya.

 

Sebelum penangkapan pun, Sukri dikatakan sempat melakukan kasus pencurian di  tiga lokasi yang berbeda. Yakni,  di Kelurahan Tanjung Laut Indah pada 9 dan 10 September.  

 

Saat itu, Sukri membawa kabur dua unit motor yang sedang terparkir. Pada lokasi ketiga di Jalan Juanda, Kelurahan  Tanjung Laut Indah, dia mengambil satu  unit gawai dan uang tunai sekitar  Rp 6 juta di mobil yang sedang terparkir.

 

"Ada tiga TKP lainnya, tapi beda dengan kasus   toko Mama Anjas. Kalau yang tiga TKP itu, tidak disertai dengan kekerasan dan murni kelalaian korbannya,"  ujarnya.

 

Sukri pun  tercatat, sebagai residivis kasus pembunuhan di Makassar dengan  vonis 15 tahun penjara dan bebas pada  2014 lalu.  "Vonisnya 15 tahun,  tapi  hanya dijalani 7 tahun karena bebas bersyarat," sebutnya. 

 

Atas  perbuatannya, Sukri dijerat dengan pasal berlapis. Yakni pasal 65, 362 dan 363 KUHP. "Ancamannya hukuman  penjara 12 tahun," tutupnya. (*)

 

 

Penulis : M.Safril

Editor  : Umil Surya

Article Lainnya


PLN Ajak Swasta Bisnis Charging Mobil Listrik, Dijamin Cuan!

PLN Ajak Swasta Bisnis Charging Mobil Listrik, Dijamin Cuan!

PARADASE.id - PT PLN (Persero) terus berupaya mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, salah satun...

Pasang Tarif PCR di Atas Ketentuan, Siap-siap Lab Ditutup Pemerintah

Pasang Tarif PCR di Atas Ketentuan, Siap-siap Lab Ditutup Pemerintah

PARADASE.id - Pemerintah akan menutup laboratorium yang mematok harga tes PCR di atas tarif tertingg...

Siap-siap! Mau Ada Bansos Rp 300 Ribu di Akhir Tahun

Siap-siap! Mau Ada Bansos Rp 300 Ribu di Akhir Tahun

PARADASE.id - Puluhan kabupaten/kota dipastikan kebagian dana Bantuan Sosial (Bansos) sembako pada N...

Hasil Liga 1: Bhayangkara FC Depak Persib dari Puncak Klasemen Usai Bungkam Borneo

Hasil Liga 1: Bhayangkara FC Depak Persib dari Puncak Klasemen Usai Bungkam Borneo

PARADASE.id - Bhayangkara FC bungkam Borneo FC 2-1 pada pekan ke-9 Liga 1 2021 di Stadion Moch Soebr...

JELAJAH