Kembali ke Artikel
BPK Beri Rekomendasi untuk Insentif Nakes yang Kelebihan Rp36 M per-September Ilustrasi. (Google Image)
23 Oct/2021

BPK Beri Rekomendasi untuk Insentif Nakes yang Kelebihan Rp36 M per-September

PARADASE.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan rekomendasi kepada Kementerian Kesehatan agar memproses kelebihan pembayaran insentif terhadap ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang ditemukan pihaknya. Adapun nilai dari kelebihan itu sebesar Rp36 miliar yang terhitung per September 2021 ini.

 

"Rekomendasi kita agar Kemenkes memproses kelebihan pembayaran insentif nakes Rp36.951.488.422,00," ujar Anggota VI BPK, Harry Azhar Azis, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (23/10/2021).

 

Dalam prosesnya, kelebihan pembayaran insentif ini sebelumnya sudah ada yang diproses oleh Kemenkes. Berdasarkan data usulan insentif nakes tanggal 19 Agustus 2021, ungkap Harry, ada kelebihan pembayaran insentif yang dibayarkan kepada 8.961 nakes sebesar Rp84.588.811.629,00.

 

Harry menerangkan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (PPSDMK) Kemenkes telah mengonfirmasi kepada fasilitas kesehatan terkait dan melakukan kompensasi pembayaran atas usulan bulan-bulan berikutnya sebesar Rp17.544.464.863,00.

 

Dengan demikian, masih terdapat kelebihan pembayaran insentif sebesar Rp67.044.346.766,00.

 

Kemenkes, lanjut Harry, telah menindaklanjuti kompensasi pembayaran atas kelebihan pembayaran insentif tenaga kesehatan sebesar Rp30.092.858.344,00 hingga 8 September 2021.

 

"Dengan demikian, nilai kelebihan pembayaran sampai dengan 8 September 2021 yang belum diproses menjadi sebesar Rp36.951.488.422,00 (Rp67.044.346.766,00 - Rp30.092.858.344,00)," tutur Harry.

 

Sementar aitu, Kemenkes telah meminta pengembalian lebih bayar insentif tenaga kesehatan (nakes) bagi mereka yang menerima dua kali pembayaran (double transfer) pada bulan sama.

 

Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, Trisa Wahjuni Putri, menduga polemik lebih transfer terjadi karena ketidaktelitian saat menarik data insentif nakes.

 

Selain itu, ia mengakui memang secara sistem dilakukan perubahan mekanisme penarikan data yang mengakibatkan double transfer.

 

Kendati meminta nakes mengembalikan lebih bayar insentif, namun ia menyatakan pemerintah tak bakal memberi sanksi bagi nakes yang tak mengembalikan lebih bayar.

 

"Kami tidak ingin memberikan sanksi bagi tenaga kesehatan, kami yakin nakes sudah mendapat sesuai haknya, kami tidak akan memberikan sanksi," jelasnya. (*)

 

 

Editor  : Umil Surya

Sumber CNN Indonesia

Article Lainnya


Berhasil Lawan Watford, Tuchel: Chelsea Menang Beruntung

Berhasil Lawan Watford, Tuchel: Chelsea Menang Beruntung

PARADASE.id - Chelsea harus susah payah mengalahkan Watford 2-1. The Blues diakui bermain buruk dan ...

Arab Kemasukan Varian Omicron Jelang Jamaah RI Bisa Umroh

Arab Kemasukan Varian Omicron Jelang Jamaah RI Bisa Umroh

PARADASE.id - Otoritas Arab Saudi mengumumkan bahwa pihaknya telah menemukan satu kasus infeksi Covi...

Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom

Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom

PARADASE.id - Menteri BUMN Erick Thohir telah menutup 74 anak dan cucu usaha milik PT Pertamina (Per...

Curang Saat Tes, 252 Peserta CPNS Didiskualifikasi

Curang Saat Tes, 252 Peserta CPNS Didiskualifikasi

PARADASE.id - Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengungkapkan kejengkelannya pada calon CPNS yang curang ...

JELAJAH