Kembali ke Artikel
Big Bad Wolf Balikpapan : Prestise Gaya Hidup Literasi
09 Nov/2019

Big Bad Wolf Balikpapan : Prestise Gaya Hidup Literasi

09 Nov 2019 Buku Gaya Wisata

PARADASE.ID Literasi adalah salah satu gaya hidup termewah dan paling prestise. Tidak semua orang mampu dan mau untuk menjalani gaya hidup ini. Budaya literasi di Indonesia masih rendah. Minat baca menempati rangking jauh di bawah. Wisata literasi menjadi sebuah pertaruhan nama baik. Apakah benar sukses ataukah hanya sekedar menjadi spot foto berikutnya.

 

Big Bad Wolf dalam upayanya singgah di tanah Borneo, memilih Balikpapan sebagai kota pertama. Bazaar buku terbesar di dunia ini untuk pertama kalinya hadir di Kalimantan sebagai tujuan wisata literasi temporer. Hadir hanya sepuluh hari mulai 1 sampai 10 November 2019, Big Bad Wolf memancing rasa ingin tahu bagi para awam sekaligus memantik rasa antusias pemilik gaya hidup literasi Kalimantan yang sebelumnya harus terbang dulu ke Jakarta atau Surabaya untuk menghadiri event ini.

 

Big Bad Wolf adalah bazaar buku impor terbesar di dunia. Diinisiasi oleh pasangan suami istri asal Malaysia, Andrew Yap dan Jacqueline Ng. hadir pertama kali pada tahun 2009 di Kuala Lumpur. Pameran ini menghadirkan berbagai buku stok lama dalam kondisi baru. inilah mengapa buku – buku di Big Bad Wolf memiliki harga diskon antara 60% sampai dengan 80% di setiap kehadirannya. Sepuluh tahun berlalu, kini Big Bad Wolf sudah merambah 8 negara. Malaysia, Indonesia, Thailand, Filiphina, Sri Lanka, Myanmar, Taiwan, dan Uni Emirat Arab.

 

Antusiasme bercampur kuriositas dari berbagai elemen masyarakat dinyatakan oleh salah satu kru yang namanya tidak ingin disebut. “antusiasme nya keren banget mbak. Apalagi pas hari pertama”. Hal ini menyatakan bahwa intensitas kunjungan masyarakat ke Big Bad Wolf cukup tinggi.

 

Dalam pantauan media ini, antusiasme masyarakat setelah berfoto di lambang ikonik Big Bad Wolf di pintu masuk berkisar di bagian novel berbahasa Indonesia dan buku anak. Hal ini bisa dimaklumi karena buku dalam bazaar ini mayoritas berbahasa inggris. Karena misi dari agenda tahunan ini adalah untuk meningkatkan minat baca di daerah dimana event ini digelar. Minat baca kalimantan yang masih rendah, menjadi alasan mengapa sulit untuk masyarakat mendekati bagian – bagian buku dalam Bahasa Inggris.

 

Bagian bisnis dan ekonomi misalnya, didominasi oleh hasil riset yang dibukukan dan berbagai judul best seller yang sudah dicari oleh pecinta literasi sejak dua tiga tahun lalu hadir dalam Big Bad Wolf Balikpapan. Buku yang pada awal terbit dibanderol 40 dollar bisa dibawa pulang hanya dengan delapan puluh ribu rupiah dalam event ini. Kemudian bagian arsitektur dan desain. Buku mewah seharga dua jutaan yang merupakan “kitab suci” membangun dan mendesain world class resort bisa dibawa pulang hanya dengan menukar tiga lembar seratus ribu rupiah. Dua bagian ini merupakan “oase” bagi pemilik gaya hidup literasi karena mereka bisa berlama  - lama membaca setiap buku sampel tanpa terganggu dengan suara berisik maupun lalu - lalang orang.

 

Di bagian keluarga dan relasi, seorang pengunjung bernama Angel menyatakan “saya sedih lho mbak, kenapa bagian non fiksi best seller itu sepi sekali pengunjungnya. Coba beli di amazon atau ebay (situs e-commerce terbesar di dunia, red) mana dapat harga semurah itu. Minimal dua kali lipat (harganya) lah baru dapat, diluar ongkos kirim pula. Kalau aja koper saya muat mungkin udah saya borong kali mbak, di rak itu” akunya sambil menunjuk rak yang dimaksud.  

 

Yang sedikit ramai ada di bagian kerajinan, bagian masakan, dan bagian hobby. Buku – buku di bagian ini didominasi oleh gambar dan foto berwarna pada setiap halamannya. Mayoritas judulnya adalah tentang inspirasi dan tutorial.

 

Yang mengejutkan ada di Surprise Corner. Berada di bagian ini serasa menemukan kotak pandora. Sudut kecil nan sepi di bawah struktur cangkang Dome Balikpapan Sport and Convention Centre (BSCC) ini serasa harta karun yang terselip dari luas dan riuhnya bazaar. Berbagai judul buku dari berbagai kategori, segmentasi, dan genre “dicampur” jadi satu di bagian ini. Beberapa pengunjung yang sudah lelah berkeliling memilih bagian ini untuk menghabiskan usaha mencari buku yang dirasa menarik untuk ditambahkan dalam troli belanja.

 

Bagi mereka yang memiliki gaya hidup literasi, apalagi tidak memiliki masalah dengan Bahasa Inggris. Big Bad Wolf Balikpapan adalah surga. Apapun judul buku yang sudah bertahun – tahun menjadi wish list bisa didapatkan di sini. Asal sabar dan memiliki tenaga yang cukup untuk memilah dan memilih. Karena pilihan buku dalam bazaar ini benar – benar “beyond expectation”. Dukungan harga diskon, semakin membuat kalap para pecinta buku impor. Hal inilah yang membuat acara ini buka 24 jam. Namun khusus untuk acara di Balikpapan, Big Bad Wolf buka mulai pukul 8 pagi sampai dengan pukul 12 malam.   

 

Big Bad Wolf membayar lebih dari lunas kelakar pecinta buku impor yang ingin berdemo dengan tuntutan “turunkan harga buku impor”. Acara ini wajib untuk pecinta buku impor. Jika tidak berminat dengan buku berbahasa inggris, masih ada buku – buku berbahasa Indonesia yang hadir. Keluarga muda sangat disarankan untuk berwisata ke event ini. Karena dua pertiga dari Dome Balikpapan Sport and Convention Centre (BSCC) adalah buku anak. Serial putri Disney tampil total mulai dari buku dongeng, buku mewarnai, menggambar, melukis, hingga puzzle. Seri Pixar, Star Wars, Marvel, Batman, juga tersedia. Tidak lupa berbagai alat peraga pembelajaran di setiap level usia mulai dari Montessori hingga Sekolah Dasar.  

 

Pusat jajanan dan kuliner berada di depan pintu masuk dengan harga yang masuk akal. Thai tea ukuran besar dibanderol dengan harga 15 ribu rupiah. Seporsi batagor seharga 20 ribu sudah cukup untuk mengganjal perut untuk lanjut berburu buku. Jika masih lapar, masih ada empek – empek, bakso, mie ayam, dan ayam lalapan untuk dibeli.

 

Big Bad Wolf merupakan destinasi wisata temporer yang sayang dilewatkan. acara ini gratis mulai dari tiket masuk sampai tiket parkir. Pilihan buku yang dihadirkan sangat berbeda dengan jaringan toko buku di Indonesia. Jangan harap menemukan judul buku yang biasa ditemui di jaringan toko buku ada di sini. Sebaliknya, jika menginginkan sebuah judul yang tidak ketemu setelah mencari ke berbagai toko buku, kemungkinan besar jodoh (buku) mu ada di sini. (***)

 

 

Penulis : Riffat Akhsan

Editor : Zuajie

Article Lainnya


Biaya Pilkada Mahal Jadi Biang Keladi Kasus Korupsi?

Biaya Pilkada Mahal Jadi Biang Keladi Kasus Korupsi?

PARADASE.ID. Banyak kepala daerah yang ditangkap karena terlibat kasus korupsi. Hal ini dipercaya ka...

Tiga Wilayah di Kaltim Masuk Zona Bebas Corona

Tiga Wilayah di Kaltim Masuk Zona Bebas Corona

PARADASE.id - Tiga kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali masuk ke zona hijau covid...

Mantap! Maxim Ramaikan Expo Bontang Beradab

Mantap! Maxim Ramaikan Expo Bontang Beradab

PARADASE.id – MAXIM Bontang turut meramaikan event Expo Bontang Beradab yang digelar di Lapang...

UMKM Expo Bontang Beradab Usul Event Digelar Sampai Tahun Baru

UMKM Expo Bontang Beradab Usul Event Digelar Sampai Tahun Baru

PARADASE.id - Expo Bontang Beradab telah memasuki hari kesepuluh sejak dibuka pada Senin, 6 Desember...

JELAJAH