Kembali ke Artikel
Ayunan Ilustrasi. (childcare.org)
11 Nov/2020

Ayunan

11 Nov 2020 Cerita

Oleh : Indrayani Indra

 

Ratih dan Jamali sepakat berbagi tugas pengasuhan. Ratih akan menidurkan anaknya dalam ayunan pada siang hari dan suaminya akan mengeloni buah hati mereka pada malam hari. Kegiatan itulah yang mereka lakoni sejak usia anak memasuki tahun kedua. Bagi Jamali pembagian tugas menidurkan anak memberi kesempatan baginya menjalin kedekatan antara ayah dan anak. Selagi sang suami mengeloni anak, dia memiliki waktu sejenak bersama dirinya.

 

Setelah melahirkan anak pertama, Jamali memahami keputusan berat yang diambil istrinya untuk keluarga. Ratih melepaskan jabatan di perusahaan yang memberikan rasa bangga dan berharga selama sembilan tahun bekerja.

 

Sejak menikah Ratih memulai usaha yang dijalankannya dari rumah saja sambil mengurus buah hati mereka. Trauma pasca melahirkan membeban dalam diri ibu muda. Hal tersebut menjadi tantangannya setiap hari di bulan-bulan pertama pasca melahirkan. Walaupun Ratih dibantu seorang asisten yang masa kerjanya berakhir pukul lima sore, dia memberi perhatian untuk urusan rumah tangga, sehingga ketika suaminya kembali ke rumah diawal malam dan menunaikan tugas menidurkan anak, dia merasa didukung.  Kemudian untuk beberapa saat menyempatkan diri melonggarkan alur napas atau sekadar hening mendengarkan bunyi detak jantungnya.

 

“Saya berangkat besok pagi, nanti ibu akan menemani di sini,” kata Jamali memberitahu rencana dinas luar kota. Dirinya menghadap cermin sambil menggulung sesiku lengan kemeja putih bergaris dan bersiap berangkat kerja. ”Ooh,” kata Ratih menjawab lirih, tiba-tiba dia merasa kaku untuk menjalani satu pekan bersama ibu mertua. Sepekan menjadi waktu yang panjang. Andai saja dia memiliki kehadiran orangtua, pilihannya adalah menerbangkan diri menuju ibunya. Di tempat dia dapat belajar memasak rendang dan menerima pembelajaran pengasuhan anak khas keluarga mereka. Namun berharap pada seorang yang berbeda alam kehidupan bisa berujung pada kesedihan. Emosi negatif menyumbang dampak kurang baik bagi kesehatan mental.

 

Lalu tiga hari lewat begitu saja dan hari-hari selama satu minggu. Ratih berhasil melewati waktu dan  menghadiahkan perlakuan baik pada ibu. Dia memberikan kesempatan sebanyak yang diinginkan kepada nenek bersama cucu. Ibu muda membiarkan ibu mertua mengatur pekerjaan rumah dan menyuguhkan makanan dari tangannya sekaligus memberi koreksi pada beberapa pekerjaan Ratih.

 

Selanjutnya pada malam hari kedatangan Jamali, kebersamaan mertua-menantu akan selesai bersama kepulangan anak Ibu.

 

Menyambut Jamali pulang, sejak siang ibunya sibuk memasak makanan yang menjadi kesukaan anak bungsunya.

 

Sementara Ratih mengelap meja makan dan merapikan wastafel dari peralatan makan habis pakai. Dia menyangka di kamar tidur, Jamali kembali pada ritualnya mengeloni anak mereka. Ratih mematikan lampu ruangan dapur, menutup kran air kamar mandi dan beringsut ke ruang kerja menyalakan penerangan. Beberapa surel perlu diperiksa, satu-dua cukup dibaca atau dicatat atau Ratih akan merencanakan jawaban pada keesokan paginya.

 

Dari tempatnya duduk dengan mata menatap layar laptop, tertangkap kegiatan seorang nenek mengayun tali ayunan untuk menidurkan cucunya. Sementara, Jamali duduk berselonjor dengan punggung bersandar ke dinding di belakang kaki ibunya yang melipat. Sambil duduk berzikir sang nenek mengawasi gerakan ayunan supaya tetap bergoyang lamban. Selanjutnya Jamali terbaring di bawah ayunan sambil menjaga gerakan ayunan.

 

Dari ruang kerja, Ratih melesatkan kaki keluar ruangan karena mendengar tangisan. Tali ayunan  terhenti ketika Ratih datang. Lantas dia membungkukkan badan dengan pembawaan tenang dan meraih anaknya dari dalam ayunan. Sementara di bawah ayunan suaminya sibuk mendengkur. (*)

Article Lainnya


Diam Mama

Diam Mama

Oleh: Inui Nurhikmah* Bagaimana asal mulanya, tak seorang pun tahu.Tidak Anton, tidak...

Cara Mengucapkan Maaf

Cara Mengucapkan Maaf

CERITA : Oleh Indrayani Indra Ruangan supermarket itu luasnya setengah lapangan sepak bola ...

Pagi di Hari Pilkada 

Pagi di Hari Pilkada 

Oleh : Indrayani Indra Sinar matahari dhuha mengganggu mataku. Kuningnya menyilaukan. Penda...

Sawah dan Hutan Karet yang Tergadai

Sawah dan Hutan Karet yang Tergadai

Cerita oleh : Indrayani Indra Bulir-bulir padi berwarna emas. Batangnya bergerak disepoi an...

JELAJAH