Kembali ke Artikel
11 Jiwa Meninggal dalam Lonjakan Kasus Covid-19 Satu Pekan Terakhir Ilustrasi oleh Abbey Lossing
03 Feb/2021

11 Jiwa Meninggal dalam Lonjakan Kasus Covid-19 Satu Pekan Terakhir

03 Feb 2021 Berita Utama

PARADASE.id – Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pemkot Bontang yang dimulai 17 Januari 2021 lalu tampak belum efektif. Kondisi ini kian diperparah dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif maupun angka kematian yang diakibatkan Covid-19.

 

Menurut rilis data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang per 3 Februari 2021 saja, terdapat penambahan 140 kasus positif baru. Dengan ini, total kasus mencapai 3.608 kasus positif Covid-19 dan 2.448 pasien dinyatakan sembuh. Jumlah ini memperlihatkan persentase kesembuhan sebesar 67,9 persen.

 

Di sisi lain, jumlah angka kematian telah mencapai 66 jiwa (bertambah 1 kasus meninggal dunia per 3 Februari 2021) atau 1,8 persen.

 

Grafik monitoring kasus positif hingga kematian di Kota Bontang selama satu pekan terakhir tak bisa diabaikan. Terhitung dari 28 Januari sampai 3 Februari 2021 ini, penambahan kasus positif mencapai 450 kasus. Selisih angka ini cukup mencolok dengan angka kesembuhan dengan periode yang sama yakni 340 jiwa.

 

Sementara pada pekan yang sama, jumlah kematian tercatat mencapai 11 jiwa. 

 

Tanggal

Konfirmasi Positif

Kasus Kematian

Kesembuhan

28 Januari 2021

44

2

36

29 Januari 2021

98

1

14

30 Januari 2021

19

2

30

31 Januari 2021

118

2

56

1 Februari 2021

13

2

53

2 Februari 2021

18

1

86

3 Februari 2021

140

1

65

Jumlah

450

11

340

Akumulasi

3.608

66

2.448

 

Pemerintah Kota Bontang melalui Satgas Covid-19, Dinas Kesehatan, BPBD serta instansi terkait lainnya perlu merumuskan strategi penanganan dan pencegahan yang lebih akurat agar angka di atas tak kian memburuk. Kebijakan PPKM yang kini disebut telah masuk jilid dua harus dievaluasi.

 

Belum efektifnya PPKM tampak diamini pemerintah pasca diperpanjangnya masa PPKM jilid dua hingga 14 Februari mendatang. Diterbitkan 29 Januari, surat edaran pemberlakuan PKKM itu berdasarkan dari evaluasi di lapangan serta melonjaknya angka konfirmasi positif dari hari ke hari.

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bontang, Adi Permana, mengungkapkan penambahan kasus itu disebabkan oleh tiga klaster besar, yakni klaster perusahaan, perkantoran dan keluarga. 

 

Dia menjabarkan klaster perusahaan yang pernah menjadi penyumbang angka tertinggi di Bontang kini kembali muncul. Sedangkan klaster keluarga biasanya disebabkan perjalanan luar daerah yang sulit dideteksi lantaran tidak adanya pembatasan wilayah. 

 

"Perusahaan kembali ada, pelaku perjalanan dari luar yang positif menularkan ke keluarga. Begitu pun yang ada di perkantoran," ujar Adi Permana, Jumat (29/01/2021) lalu.  

 

Dikatakan Adi, pembagian klaster penularan corona di Bontang kini lebih sulit dilakukan. Penyebaran virus corona jauh lebih cepat dibandingkan awal pandemi melanda Bontang pada Maret 2020 lalu.

 

Selain itu, transmisi lokal juga menjadi penyebab utama sulitnya mengkategorikan klaster. Transmisi lokal membuat deteksi yang dilakukan tim satgas semakin sulit dan membuat penularan semakin meluas.  "Memang sulit kami kategorikan sekarang, apalagi sudah transmisi lokal. Jadi semakin sulit untuk dideteksi," pungkasnya. (*)



Penulis: M. Safril

Editor: Umil Surya

Article Lainnya


Komisi III Desak Pemkot Bontang Serius Tangani Ancaman Buaya di Pemukiman

Komisi III Desak Pemkot Bontang Serius Tangani Ancaman Buaya di Pemukiman

PARADASE.id - Konflik buaya dan manusia di Bontang akhir-akhir ini mendapat banyak sorotan pub...

Geber Proyek Ibu Kota Baru, WSKT Bangun Jargas Rumah Tangga

Geber Proyek Ibu Kota Baru, WSKT Bangun Jargas Rumah Tangga

PARADASE.id - Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)) melalui EPC Division me...

Bos Kapal Wajib Beri Asuransi  Kesehatan dan Jaminan PHK

Bos Kapal Wajib Beri Asuransi Kesehatan dan Jaminan PHK

PARADASE.id - Pemilik kapal perikanan wajib memberikan asuransi kepada Anak Buah Kapal (ABK). Selain...

Komisi III Janji Anggarkan  Perbaikan Hotel Grand  Mutiara Bontang yang Terancam Runtuh

Komisi III Janji Anggarkan Perbaikan Hotel Grand Mutiara Bontang yang Terancam Runtuh

PARADASE.id - Komisi III DPRD Bontang menggelar sidak di kawasan Hotel Grand Mutiara, pada Sel...

JELAJAH